Selain kinerja pelayanan, Munafri juga menyoroti persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia meminta lurah aktif membangun komunikasi dengan warga, tokoh masyarakat, Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini.
"Kamtibmas bukan urusannya cuma APH saja. Kamtibmas ini harus menjadi urusan kita bersama," tegasnya.
Munafri juga meminta lurah tidak menghindari persoalan yang muncul di wilayah masing-masing. Pemerintah, kata dia, harus membuka ruang komunikasi agar masyarakat dapat menyampaikan masalah dan ikut mencari solusi.
"Jangan lagi dengan masyarakat itu kucing-kucingan, menyembunyikan sesuatu. Lurah harus memberikan ruang kepada masyarakat untuk menyampaikan masalah dan bersama-sama menciptakan solusi," ujarnya.
Ia menegaskan program pemilahan sampah dan penertiban bangunan liar tetap berjalan. Camat dan lurah diminta tidak mengendurkan sosialisasi maupun pelaksanaan kebijakan tersebut.
"Tidak ada satu pun perintah, surat, atau kata yang membuat proses pemilahan sampah berhenti. Semuanya masih berjalan," tegas Munafri.
Hasil evaluasi nantinya akan menjadi salah satu pertimbangan Pemkot Makassar dalam menentukan penataan jabatan, termasuk kemungkinan rotasi lurah.
Editor : Arham Hamid
Artikel Terkait
