Wamen P2MI Tinjau SMK Go Global di Poltekpar Makassar, Siswa Disiapkan Kerja ke Luar Negeri

LeoMN
Wamen P2MI, Dzulfikar Ahmad Tawalla, meninjau pelaksanaan pelatihan program SMK Go Global di Kampus Poltekpar Makassar. Foto: LeoMN

Dalam kesempatan tersebut, Dzulfikar Ahmad Tawalla menekankan pentingnya pemetaan kebutuhan tenaga kerja di negara tujuan penempatan agar program pendidikan dan pelatihan vokasi dapat dirancang secara lebih terarah.

“Kita harus mampu memetakan kebutuhan dan peluang kerja yang tersedia di luar negeri. Pendidikan dan pelatihan vokasi harus benar-benar terhubung dengan kebutuhan industri, sehingga lulusan yang dihasilkan memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar negara tujuan penempatan,” ujar Wamen Dzulfikar.

Menurutnya, peluang kerja di sektor pariwisata internasional, termasuk industri perhotelan dan kapal pesiar, perlu diimbangi dengan kesiapan kompetensi calon pekerja.

Selain keterampilan teknis, penguasaan bahasa asing, kedisiplinan, pemahaman budaya kerja, serta pengetahuan mengenai hak dan kewajiban pekerja menjadi aspek penting dalam mempersiapkan tenaga kerja yang mampu beradaptasi dengan lingkungan industri global.

Diskusi tersebut juga membahas peluang penguatan kolaborasi antara lembaga pendidikan vokasi, pemerintah, dan dunia industri, khususnya dalam penyelarasan kompetensi, pengembangan program pemagangan, sertifikasi, serta kesiapan administrasi penempatan tenaga kerja ke luar negeri.

Direktur Poltekpar Makassar, Dr. Herry Rachmat Widjaja, menegaskan komitmen institusinya untuk mendukung program SMK Go Global melalui pemanfaatan fasilitas pembelajaran praktik serta keterlibatan tenaga pendidik yang memiliki kompetensi di bidang pariwisata dan perhotelan.

“Poltekpar Makassar berkomitmen penuh untuk menyiapkan bekal keterampilan dan kompetensi vokasi terbaik bagi para peserta pelatihan SMK Go Global. Melalui dukungan fasilitas praktik berstandar industri pada laboratorium Prodi Seni Kuliner dan Prodi Divisi Kamar, serta pendampingan intensif dari para dosen instruktur, kami memastikan para peserta memiliki kecakapan teknis dan kesiapan kerja yang mumpuni untuk bersaing di pasar kerja internasional,” ujar Direktur Poltekpar Makassar.

Keterlibatan Poltekpar Makassar dalam program ini sekaligus memperlihatkan peran perguruan tinggi vokasi pariwisata yang tidak hanya berfokus pada penyelenggaraan pendidikan formal, tetapi juga berkontribusi dalam pengembangan kompetensi tenaga kerja melalui program pelatihan dan kolaborasi lintas sektor.

Dengan dukungan fasilitas praktik dan tenaga pengajar yang berpengalaman, Poltekpar Makassar diharapkan dapat terus berkontribusi dalam menyiapkan SDM yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri pariwisata, baik di dalam maupun luar negeri.

Editor : Muhammad Nur

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network