Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dukung Keberlanjutan MBG, Gapembi Sulsel Sampaikan 8 Aspirasi kepada BGN
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Selidiki Dugaan Keracunan Massal 74 Siswa Usai Santap MBG di Pangkep

Jum'at, 12 Desember 2025 | 11:13 WIB
  • author Udin Syahrudin
Polisi Selidiki Dugaan Keracunan Massal 74 Siswa Usai Santap MBG di Pangkep
Kasat Reskrim Polres Pangkep, AKP Muhammad Saleh. Foto: Udin

Penyidik turut mendatangi dapur penyedia makanan MBG di Kampung Coppeng-Coppeng, Kecamatan Labbakang, yang diduga menjadi sumber makanan sebelum puluhan siswa mengalami gejala keracunan.

“Kita periksa semua yang terkait untuk mengetahui siapa yang lalai sehingga menyebabkan siswa keracunan,” tegas Saleh.

Dapur SPPG 02 Dihentikan Sementara

Sementara itu,Kepala Bidang Pembinaan Kesehatan Masyarakat Dinkes Pangkep dr Ishaq memastikan bahwa operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 02 Labakkang telah dihentikan sejak Selasa (9/12/2025).

“Kami sudah turun melakukan penyelidikan epidemiologi (PE) dan investigasi ke dapur SPPG tersebut, dan operasionalnya sudah kami stop sejak hari Selasa sampai sekarang. Penutupan ini akan berlanjut sampai proses perbaikan selesai dan hasil uji sampel ulang dinyatakan layak. Setelah itu baru izin operasional bisa dikeluarkan kembali,” kata dr. Ishaq, Kamis (11/12/2025) saat ditemui di ruang kerjanya.

Menurutnya, pihak SPPG saat ini masih melakukan pembenahan sesuai rekomendasi Dinkes, termasuk perbaikan sanitasi, cara pengolahan bahan makanan, hingga standar kebersihan dapur.

“Sekarang memang belum bisa beroperasi. Mereka kami minta menyampaikan progres perbaikan setiap hari. Sementara ini, sejak Selasa kemarin, SPPG tidak melayani, memasak, atau mendistribusikan makanan ke seluruh penerima manfaat,” jelasnya.

Editor: Muhammad Nur

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut