get app
inews
Aa Text
Read Next : IJTI Tolak RUU Penyiaran Ancam Kebebasan Pers

Dialog Akhir Tahun KAJ Sulsel Soroti Kriminalisasi Jurnalis yang Terus Berulang

Senin, 29 Desember 2025 | 16:51 WIB
header img
Dialog Akhir Tahun KAJ Sulsel Soroti Kriminalisasi Jurnalis yang Terus Berulang. (Foto: Dok. KAJ Sulsel).

Pegiat demokrasi Abdul Karim Karim menegaskan kerja-kerja jurnalis bukan sekadar aktivitas rutin menyampaikan informasi, melainkan bagian dari perjuangan nilai dan visi demokrasi.

Ia menilai, setiap jurnalis harus menyadari di balik kerja jurnalistik terdapat tanggungjawab moral untuk membangun ruang publik yang sehat, termasuk kesiapan menerima kritik.

“Bahwa teman-teman bekerja ini tidak bekerja begitu saja. Ada visi, ada nilai demokrasi yang diperjuangkan. Sehingga ke depan mereka bisa terima ketika dikritik,” ujar Abdul Karim.

Menurutnya, kemampuan bersiasat dalam menyampaikan kritik menjadi pelajaran penting dari sejarah pers di masa Orde Baru. 

Ketika itu keterbukaan sangat terbatas sehingga wartawan dituntut cermat dalam mengolah pesan.

“Saya banyak mempelajari media-media di zaman Orde Baru. Ini kemampuan bersiasat, kemampuan mengolah,” katanya.

Abdul Karim mencontohkan Tempo yang tetap konsisten dengan gaya jurnalisme sastrawi hingga hari ini. 

Bagi dia, gaya tersebut lahir dari konteks sejarah saat kritik tidak bisa disampaikan secara frontal.

“Kenapa Tempo mempertahankan gaya jurnalisme sastrawi? Karena sejarahnya dia dibentuk di zaman Orde Baru. Mengkritik secara langsung itu berat, maka kritik disampaikan dengan gaya sastra,” jelasnya.

Ia menyebut, banyak wartawan di era tersebut memiliki latar belakang sebagai penulis cerpen dan puisi. Hal itu memperkaya perspektif dan cara penyampaian kritik agar lebih dapat diterima.

“Ini bukan soal kemampuan berbahasa, tapi kemampuan menyajikan bahasa ketika orang dikritik tidak marah. Dia bisa terima,” tegasnya.

KAJ Sulsel ini merupakan merupakan gabungan dari beberapa organisasi antara lain Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Makassar, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulsel, dan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Makassar, serta LBH Pers Makassar

Editor : Muhammad Nur

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut