get app
inews
Aa Text
Read Next : Terbongkar! Izin 3.000 Hektare di Hutan Gowa Diduga Disalahgunakan untuk Ilegal Logging

Tangis Guru Honorer Pecah di Tengah Euforia Pelantikan PPPK Paruh Waktu di Gowa

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:15 WIB
header img
Guru Honorer Menangis Curhat ke BKPSDM Gowa. Foto: Ist

GOWA, iNewsCelebes.id – Di tengah euforia pelantikan ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Gowa, suara kegelisahan justru datang dari para guru honorer.

Curahan hati mereka viral di media sosial usai disampaikan langsung kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Gowa.

Dalam video berdurasi 1 menit 24 detik itu, para guru menyampaikan kegelisahan mereka tentang kesejahteraan, status kepegawaian, hingga perlakuan sosial yang mereka rasakan selama ini.

Video tersebut diunggah oleh akun Facebook Suriyani ASM dan menuai respons luas dari warganet. Tampak beberapa guru mengenakan seragam cokelat khas guru, sementara lainnya mengenakan pakaian biasa.

Suasana haru menyelimuti pertemuan itu, bahkan sejumlah guru terlihat tak kuasa menahan air mata.

Salah seorang guru perempuan yang mengenakan baju biru tampak menangis saat menyampaikan perasaannya. Ia membandingkan penghasilan guru honorer dengan profesi lain.

“Mungkin saya luapkan saja, ternyata gaji driver MBG jauh lebih layak daripada teman-teman yang mencerdaskan anak bangsa. Miris saya,” ujarnya.

Ia juga menyinggung kondisi rekan-rekannya yang menggantungkan hidup sepenuhnya dari honor mengajar.

“Kalau teman-teman punya suami mapan atau penghasilan lain mungkin masih bisa bertahan. Tapi bagaimana saudara-saudara saya yang hanya berpatok dari situ,” katanya.

Guru tersebut mengaku tetap bangga mengenakan seragam guru, meskipun kerap mendapat cibiran karena bukan aparatur sipil negara (ASN).

“Kami bangga pakai seragam ini, meskipun di luar banyak yang mencibir, kok non-ASN pakai seragam,” ucapnya.

Ia juga mengungkapkan rasa sedih ketika harus menempatkan diri di barisan paling belakang saat mengenakan batik.

“Paling menyedihkan saat pakai batik, kami harus berdiri paling pojok untuk tahu diri,” tuturnya.

Meski demikian, ia mengapresiasi sikap beberapa kepala sekolah yang berupaya melakukan penyetaraan.

“Alhamdulillah, kepala sekolah bilang pakai saja sebagai bentuk penyetaraan. Tapi saya yakin di hati teman-teman masih ada rasa miris,” tambahnya.

Menanggapi video tersebut, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Gowa, Rostam, membenarkan adanya pertemuan dengan para guru honorer.

Ia mengatakan pertemuan berlangsung di kantornya pada Senin (5/1/2025), usai penyerahan surat keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.

“Mereka menyampaikan curhatnya di depan saya. Mereka mengeluarkan unek-uneknya, dan saya juga memberikan pengarahan,” kata Rostam.

Menurut Rostam, penyampaian aspirasi merupakan hal yang wajar.

“Wajar jika orang menyampaikan aspirasinya. Kita dengarkan dan kita usahakan penyelesaiannya sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Ia memastikan pemerintah daerah akan memfasilitasi guru honorer yang memenuhi persyaratan untuk proses lanjutan.

“Kalau memang memenuhi syarat, tentu akan kita fasilitasi,” katanya.

Rostam mengakui masih banyak guru honorer di Gowa yang belum terangkat sebagai PPPK paruh waktu. Namun, jumlah pastinya masih dalam proses pendataan.

“Jumlahnya memang masih banyak, tapi semuanya sudah dikalkulasi dan diadvokasi. Nanti kita kumpulkan semua datanya untuk kita lanjutkan,” bebernya.

Ia juga memastikan kondisi tersebut akan disampaikan kepada pemerintah pusat.

“Keberadaan mereka akan kita sampaikan ke pusat. Mudah-mudahan ada respons,” ujar Rostam.

Sementara itu, terkait besaran gaji PPPK paruh waktu, Rostam menyebut nominalnya bervariasi tergantung kemampuan daerah dan ketersediaan anggaran.

“Gajinya bervariasi, tergantung kemampuan daerah, instansi, dan anggaran yang tersedia. Semua sudah diatur,” pungkasnya.

Editor : Muhammad Nur

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut