Suami dari Kendari Cari Istri dan Anak yang Diduga Hilang di Makassar
MAKASSAR, iNewsCelebes.id – Seorang suami bernama Muhammad Taufik datang jauh dari Kendari ke Makassar untuk mencari keberadaan istrinya, Sari Amelia Putri, dan anak perempuannya, Ilsa Nisa Sahra.
Hingga kini, keberadaan ibu dan anak tersebut masih misterius setelah diduga menghilang usai menumpangi kendaraan umum dari Jeneponto menuju Makassar.
Muhammad Taufik menceritakan kronologi istrinya menghilang tanpa kabar. Sari Amelia Putri disebut pamit dari rumah keluarganya di Kambutta Toa, Desa Ujung Bulu, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, dengan tujuan ke Makassar bersama anak keduanya.
“Awalnya sepupu saya di Jeneponto bilang kalau istri saya mau ke Makassar. Tapi setelah itu saya hubungi, nomor HP-nya sudah tidak aktif,” ujar Taufik kepada iNews Celebes di Makassar.
Taufik yang saat itu berada di Kendari kemudian mencoba menghubungi sopir kendaraan daerah yang mengantar istrinya.
Dari keterangan sopir, Sari Amelia Putri dan anaknya tidak turun di rumah keluarga di Tamanyeleng, Desa Taeng, Kabupaten Gowa, melainkan diturunkan di Terminal Malengkeri, Makassar.
“Sopir bilang istri saya turun di Terminal Malengkeri sama anaknya. Katanya ada yang jemput naik motor, orangnya kurus, tinggi, tapi sopir tidak kenal karena pakai helm,” katanya.
Sejak saat itu, kontak dengan Sari Amelia Putri terputus. Nomor teleponnya diketahui sudah tidak aktif sejak keberangkatan dari Jeneponto.
Bahkan, pada keesokan harinya, Taufik sempat menerima pesan singkat yang memintanya untuk tidak melakukan pencarian, namun setelah itu nomor tersebut juga tak lagi bisa dihubungi.
"Besok siangnya sekitar setengah 12, ada yang Chat saya bilang janganmi kita carika karena sama maka ini sekarang, saya telpon sudah tidak aktif," ungkapnya.
Merasa cemas, Taufik akhirnya berangkat ke Sulawesi Selatan pada Selasa (3/2/2026) dan telah tiga malam berada di Makassar untuk mencari istri dan anaknya.
Upaya pencarian juga telah dilakukan melalui jalur kepolisian. Taufik mengaku sempat melapor ke Polres Jeneponto, namun diarahkan ke wilayah Makassar karena lokasi terakhir korban berada di Terminal Malengkeri.
Ia kemudian mendatangi Polsek Rappocini untuk membuat laporan polisi pada Kamis, (05/02/2026).
"Jadi saya sempat ke Polsek Rappocini, tapi diarahkan ke wilayahnya di Polsek Tamalate. Tapi anggota Polsek (Rappocini) bilang, bisa ja bantu-bantu tapi Surat Keterangan Pencarian Orang ji itu, jadi dia buatkan seperti itu," jelasnya.
Ia kembali ke Polsek Tamalate. Dari sana, Taufik diarahkan untuk berkordinasi Unit Resmob untuk pengecekan CCTV serta pelacakan nomor telepon.
“Katanya bisa dicek CCTV, dilacak nomor, sampai IMEI. Tapi HP istri saya memang sudah tidak aktif sejak dari Jeneponto,” ungkapnya.
Muhammad Taufik dan Sari Amelia Putri diketahui telah menikah sejak 2016 dan selama ini tinggal bersama di Kendari.
Mereka memiliki dua anak, namun anak pertama telah meninggal dunia. Taufik menyebut, istrinya berpamitan pulang kampung ke Jeneponto, namun tidak pernah menyampaikan rencana ke Makassar.
“Alasannya waktu itu mau pulang ke keluarga di Jeneponto. Tidak bilang kalau mau ke Makassar,” katanya.
Taufik berharap bantuan masyarakat yang mengetahui atau melihat keberadaan Sari Amelia Putri dan Ilsan Nisa Sahra untuk segera melapor ke pihak kepolisian terdekat atau menghubungi aparat keamanan.
“Baru-baru juga habis transferkan uang Rp. 500.000 pada hari Sabtu (31/01/2026), semoga bisa ditemukan dan berkumpul keluarga," pungkasnya.
Editor : Muhammad Nur