get app
inews
Aa Text
Read Next : Mendag Budi Santoso Cek Harga di Pasar dan Toko Ritel Makassar, Pastikan Stok Aman Jelang Idul Fitri

Insiden Pembubaran Perang Senjata Mainan di Makassar, Remaja Tewas Tertembak Polisi

Rabu, 04 Maret 2026 | 15:37 WIB
header img
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana saat memberikan keterangan pers pasca kejadian. Foto: LeoMN

Merespons kejadian tersebut,  menurut Arya, salah satu anggota kepolisian berinisial Iptu N yang berada di sekitar lokasi langsung menuju tempat kejadian untuk melakukan penanganan awal.

“Ketika datang ke TKP bertepatan dengan seorang anak muda atas nama Betrand pada waktu itu sedang melakukan tindakan yang cukup keras kepada salah seorang pengendara motor,” katanya.

Melihat situasi tersebut, anggota kepolisian langsung mengambil tindakan dengan melakukan penangkapan disertai tembakan peringatan.

“Sehingga begitu Iptu N turun dari mobil langsung melakukan penangkapan, pegang pelaku sambil mengeluarkan tembakan peringatan,” ucapnya.

Setelah tembakan peringatan dilepaskan, sebagian besar anak muda yang berada di lokasi langsung melarikan diri, sementara Bertrand berhasil diamankan.

“Kemudian Betran berusaha untuk melarikan diri, berusaha meronta dan ketika meronta, pistol yang masih dipegang oleh Iptu N itu meletus dengan tidak sengaja terkena bagian tubuh belakang,” jelasnya.

Usai insiden tersebut, korban langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat dengan bantuan sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian.

“Setelah itu, almarhum dibawa ke mobil untuk dibawa ke rumah sakit dibantu dengan beberapa saksi yang ada di lapangan,” tuturnya.

Korban sempat mendapatkan penanganan awal di Rumah Sakit Grestelina sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara.

“Dibawa ke Rumah Sakit Grestelina pada waktu itu dilakukan tindakan awal, namun karena memang tidak cukup alat yang digunakan sehingga kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara,” lanjut Arya.

Namun, setibanya di rumah sakit rujukan tersebut, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.

“Dan ketika sudah di Rumah Sakit Bhayangkara ini apa namanya ternyata Betran almarhum sudah meninggal dunia,” tuturnya.

Pasca kejadian, pihak kepolisian langsung melakukan langkah pengamanan terhadap anggota yang terlibat dalam insiden tersebut.

“Tindakan yang kami lakukan adalah pada waktu itu langsung melakukan pengamanan terhadap Iptu N, langsung melakukan pemeriksaan pada hari itu juga dan mengamankan senjatanya,” tegas Arya.

Editor : Muhammad Nur

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut