BARRU, iNewsCelebes.id – Warga Dusun Pakka, Desa Nepo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, kini tak lagi waswas saat menyeberangi sungai berarus deras. Jembatan gantung yang telah lama dinantikan akhirnya resmi dioperasikan.
Peresmian jembatan sepanjang 25 meter tersebut diresmikan langsung oleh Kapolda Sulsel, Djuhandhani Rahardjo Puro, didampingi Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari dan Kapolres Barru Ananda Fauzi Harahap, Rabu (4/3/2026).
Baca Juga
Akses Dua Dusun Terisolasi, Brimob–Polres Barru Dirikan Jembatan Gantung
Selama bertahun-tahun, warga Dusun Pakka harus menyeberangi sungai berarus deras untuk menuju sekolah, kebun, hingga pasar. Kondisi tersebut kerap membahayakan keselamatan, terutama saat debit air meningkat pada musim hujan.
Kini, dengan hadirnya jembatan gantung permanen, mobilitas masyarakat menjadi lebih aman dan efisien. Anak-anak sekolah tidak lagi khawatir menyeberang, sementara petani dapat mengangkut hasil bumi tanpa harus menunggu air surut.
“Alhamdulillah, sekarang kami lebih tenang. Tidak takut lagi kalau air sungai naik,” ujar Amir, salah seorang warga.
Baca Juga
Viral! Warga Lembang Bertaruh Nyawa Seberangi Sungai Melewati Jembatan Bambu Nyaris Roboh
Kapolda Sulsel Djuhandhani Rahardjo Puro menegaskan, pembangunan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di wilayah terpencil yang masih minim infrastruktur.
“Jembatan ini bukan sekadar penghubung dua sisi sungai, tetapi penghubung harapan masyarakat. Kami ingin kehadiran Polri memberi manfaat nyata,” ujarnya.
Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menambahkan, terbukanya akses ini akan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi desa dan peningkatan kualitas pendidikan.
“Dengan konektivitas yang lebih baik, perputaran ekonomi warga akan semakin lancar,” katanya.
Pembangunan jembatan ini dikerjakan secara gotong royong oleh personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, Polres Barru, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat sejak awal Januari 2026.
Peresmian jembatan gantung Pakka menjadi simbol kolaborasi lintas sektor dalam menghadirkan solusi konkret bagi kebutuhan dasar masyarakat desa.