get app
inews
Aa Text
Read Next : Krimsus Polda Sulsel dan Polres Gowa Sidak Pasar Minasamaupa, Pastikan Harga dan Stok Beras Stabil

Pria di Makassar Laporkan Istri Diduga Jual Tiga Anak dan Satu Keponakan

Kamis, 26 Maret 2026 | 10:12 WIB
header img
Ayah korban, bernama Anto berbaju biru. Foto: Ardi Wira

MAKASSAR, iNewsCelebes.id - Seorang pria bernama Anto (40) melaporkan dugaan penjualan anak yang dilakukan oleh istrinya berinisial MT (38) ke Polda Sulawesi Selatan (Sulsel). Wanita tersebut diduga telah menjual tiga anaknya dan satu keponakan mereka.

Anto mengungkapkan selama berumah tangga memiliki lima anak, terdiri dari tiga anak kandung dan dua anak sambung. Ia menyebut salah satu anak sambungnya berinisila AI diduga telah dijual oleh istrinya dan mertuanya.

"Saya dapat informasi dari istri saya kalau anak sambung saya, AI, itu sudah dijual dengan omertua saya," ungkap orang tua korban, Anto, kepada wartawan, pada Rabu (25/3/2026).

Selain itu, Anto juga mengaku mendapat informasi dari Ketua RT setempat bahwa anaknya berinisial AZ yang masih dalam kandungan saat itu telah dipesan oleh pihak lain dengan uang panjar sebesar Rp 1,8 juta.

Setelah melahirkan, pihak pembelinya sempat mendatangi istri dan mertuanya.

"Saya tahu dari pak RT, katanya waktu anak saya masih dalam kandungan sudah ada yang panjar Rp 1,8 juta. Saya dengar dari pak RT, yang sudah panjar datang (setelah bayinya lahir) dan cekcok karena bayi belum diberikan," katanya

Anto juga mencurigai anak lainnya berinisial AS mengalami hal serupa karena sudah tidak pernah ditemuinya selama kurang lebih dua bulan terakhir.

"AS ini menurut saya dia juga sudah dijual karena sudah tidak pernah datang lagi, ada dua bulan saya tidak pernah ketemu dengan anak saya," tambahnya.

Kecurigaan tersebut semakin kuat setelah Anto mengaku mendapat keterangan dari istrinya bahwa bayi dari keluarga iparnya diambil seseorang sesaat setelah dilahirkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 8 juta.

"Istri saya bilang waktu melahirkan iparnya itu, bayinya juga langsung ada yang ambil dan sudah dibayar Rp 8 juta," ungkapnya.

Menurut Anto, istrinya sempat berpamitan untuk pergi ke rumah orang tuanya dengan alasan menghindari sakit saat musim hujan. Namun, setelah lebih dari sepekan, istrinya tidak kunjung kembali.

"Saya sudah desak pulang, tapi tidak mau. Saya datang ke rumah mertua, tapi istri dan anak-anak saya sudah tidak ada," tuturnya.

Kini kasus tersebut telah dilaporkan ke Polda Sulawesi Selatan dengan nomor LP/B/248/III/2026/SPKT/POLDA SULAWESI SELATAN pada tanggal 2 Maret 2026.

Editor : Muhammad Nur

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut