Nelayan Pangkep Temukan Sabu 1 Kg di Pesisir Pantai Gusunge, Siapa Pemiliknya?
PANGKEP, iNews.id - Seorang nelayan menemukan bungkusan plastik bening berukuran besar yang diduga berisi narkotika jenis sabu di pesisir pantai Kampung Gusunge, Desa Pitue, Kecamatan Marang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.
Kasi Humas Polres Pangkep, AKP Imran, mengatakan bungkusan tersebut ditemukan pada Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 18.05 Wita, telah ditemukan bungkusan plastik bening besar yang diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat kurang lebih 1.051,2 gram.
“Barang tersebut berupa satu bungkusan plastik bening besar yang diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat kurang lebih 1,05 kilogram,” ujar Imran dalam keterangannya, Jumat (17/3/2026) siang.
Penemuan itu bermula saat seorang nelayan berinisial U mencari rumput laut di pinggir laut. Saat berada di pesisir pantai, U melihat bungkusan mencurigakan dan kemudian mengambil serta membukanya.
Karena tidak mengetahui isi pasti dari bungkusan tersebut, U kemudian melaporkan temuannya kepada Wakapolsek Marang, Ipda Hassan. Laporan itu segera diteruskan ke Satuan Reserse Narkoba Polres Pangkep.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Satresnarkoba yang dipimpin Kaur Bin Opsnal Ibrahim Haji Basri langsung menuju lokasi kejadian.
Setibanya di tempat, petugas segera mengamankan bungkusan yang dimaksud dan membuat berita acara penyerahan barang.
“Barang bukti kemudian dibawa ke Polres Pangkep untuk diamankan dan diproses lebih lanjut,” kata Imran.
Polisi selanjutnya akan membuat laporan resmi sebagai dasar penyelidikan. Sejumlah saksi, termasuk nelayan yang menemukan bungkusan tersebut, akan dimintai keterangan.
Selain itu, barang bukti akan dibawa ke laboratorium untuk diuji guna memastikan apakah benar merupakan narkotika jenis sabu.
“Untuk sementara masih dalam tahap penyelidikan. Kami juga akan menelusuri asal-usul barang tersebut,” ujarnya.
Hingga kini, pihak kepolisian belum dapat memastikan dari mana paket tersebut berasal. Polisi masih mendalami kemungkinan keterkaitan dengan jaringan peredaran narkotika di wilayah pesisir.
“Kami mohon doa dan dukungan agar kasus ini segera terungkap,” kata Imran.
Editor : Muhammad Nur