Ngeri! Geng Motor di Makassar Tawuran Pakai Busur hingga Molotov
MAKASSAR, iNewsCelebes.id - Ratusan kawanan geng motor terlibat tawuran di Jalan Inspeksi Kanal, Kelurahan Tamamaung, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi selatan (Sulsel) pada Sabtu (9/5/2026) pukul 02.20 WITA.
Dalam tawuran tersebut, para pelaku diduga membawa berbagai senjata berbahaya mulai dari busur panah, parang, samurai hingga molotov.
Polisi yang turun melakukan pembubaran akhirnya mengamankan tujuh orang terduga pelaku beserta sejumlah barang bukti.
Kasi Humas Polrestabes Makassar, Kompol Wahiduddin mengatakan, tawuran tersebut melibatkan sekitar 200 orang yang datang menggunakan sepeda motor.
“Kami melakukan penindakan sekaitan aksi tawuran yang melibatkan kurang lebih 200 orang menggunakan sepeda motor,” kata Wahiduddin saat konferensi pers di Aula Mappaoddang Polrestabes Makassar, pada Sabtu (9/5/2026) sore.
Pembubaran tawuran dilakukan personel Polsek Panakkukang bersama Tim Trisula Polrestabes Makassar. Saat petugas tiba di lokasi, sebagian pelaku langsung melarikan diri meninggalkan kendaraan dan sejumlah senjata tajam.
“Ada tujuh orang yang kami amankan di lokasi, masing-masing berinisial H (17), F (20), F (15), FHM (16), S (16), FR (18), S (14),” ujarnya.
Selain mengamankan tujuh orang, polisi juga menyita berbagai barang bukti yang ditemukan di sekitar lokasi tawuran. Polisi menduga barang-barang tersebut sengaja dibuang pelaku saat berusaha kabur dari kejaran petugas.
“Barang bukti ini ditemukan saat petugas melakukan penyisiran di sekitar TKP. Diduga barang-barang tersebut dibuang oleh para pelaku saat melarikan diri,” lanjut Wahiduddin.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Uji Mughni mengungkapkan barang bukti yang diamankan cukup beragam dan berbahaya.
“Kami sampaikan yang disita itu, ada 1 bom molotov, 3 (tiga) ketapel alat pelontar busur, 4 (empat) anak panah busur, 1 (satu) badik, 3 (tiga) parang panjang, 1 (satu) samurai, serta 22 (dua puluh dua) unit sepeda motor,” ungkapnya.
Menurut Uji, dari tujuh orang yang diamankan, baru tiga orang yang mengakui kepemilikan kendaraan yang disita polisi. Sementara kendaraan lainnya diduga milik pelaku yang berhasil melarikan diri.
“Jadi dari 7 orang kami amankan, tidak ada yang menguasai langsung senjata tajam ini, kecuali motor sudah ada mengakui 3 orang, motor-motor lainnya diduga milik pelaku yang kabur dengan terkunci stang,” tegasnya.
Hingga kini, polisi belum menetapkan pasal terhadap ketujuh orang yang diamankan karena masih menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Panakkukang.
Aparat juga masih melakukan pengembangan untuk mengidentifikasi pelaku lain yang terlibat dalam tawuran tersebut.
“Belum, masih pemeriksaan intensif di Polsek Panakkukang, jadi teman-teman mohon bersabar dulu, masih pendalaman lebih lanjut terkait keterlibatan mereka,” pungkas Uji.
Editor : Muhammad Nur