Jelang Iduladha, Karantina Sulsel Perketat Pengiriman Hewan Kurban ke Kalimantan
Selain itu, di Pelabuhan Garongkong, Barru, petugas juga mengawasi pengiriman 29 ekor sapi asal Kabupaten Takalar menuju Kotawaringin Barat menggunakan KMP Awu Awu.
Sebelum diberangkatkan, seluruh ternak diwajibkan menjalani tindakan karantina sesuai prosedur, termasuk pengambilan sampel darah untuk pengujian Rose Bengal Test (RBT) guna mendeteksi penyakit brucellosis.
Data Best Trust (Barantin Electronic System for Transaction and Utility Service Technology) mencatat tingginya pengiriman ternak dari Sulsel ke Kalimantan dalam dua bulan terakhir.
Pada periode April hingga Mei 2026 saja, sebanyak 3.734 ekor sapi potong telah dikirim ke Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan melalui Satuan Pelayanan Parepare.
Sementara itu, untuk periode Januari hingga Mei 2026, total pengiriman domestik keluar dari seluruh wilayah layanan Karantina Sulsel mencapai 5.004 ekor sapi dan 20.567 ekor kambing.
Angka tersebut menegaskan posisi Sulawesi Selatan sebagai salah satu daerah pemasok utama hewan kurban untuk wilayah Kalimantan menjelang Hari Raya Iduladha.
Karantina Sulsel memastikan pengawasan akan terus diperketat di seluruh jalur distribusi ternak dengan melibatkan KSOP Parepare, Polsek Kawasan Pelabuhan Nusantara (KPN), serta personel TNI Angkatan Laut guna memastikan proses pengiriman berjalan aman dan sesuai prinsip biosekuriti.
Editor : Muhammad Nur