get app
inews
Aa Text
Read Next : Pakar Lingkungan UNIFA Sebut Pilah Sampah Solusi Menyelamatkan Kota Makassar

Kerahkan 20 Personel TRC, BPBD Makassar Sisir Sampah Mengapung di Kanal Kandea

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:19 WIB
header img
BPBD Makassar Sisir Sampah Mengapung di Kanal Kandea. Foto: LeoMN

MAKASSAR, iNewsCelebes.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar mengerahkan 20 personel Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk membersihkan sampah yang mengapung di Kanal Kandea, Kecamatan Tallo, Selasa (16/6/2026).

Pembersihan dilakukan bersama tim gabungan kecamatan sebagai upaya menjaga kebersihan saluran air sekaligus mencegah penyumbatan yang berpotensi mengganggu fungsi drainase dan estetika kota.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Muhammad Fadli Tahar, mengatakan personel BPBD diterjunkan menggunakan perahu untuk mengangkut sampah yang menumpuk di sepanjang aliran kanal.

"Personel kami turun langsung menggunakan perahu untuk mengangkut sampah yang menumpuk dan mengapung di sepanjang aliran kanal," ujar Fadli.

Menurutnya, BPBD tidak hanya berfokus pada penanganan bencana saat kondisi darurat, tetapi juga menjalankan upaya mitigasi dan pencegahan, termasuk membantu pemerintah kecamatan menjaga kebersihan kanal.

Pembersihan dilakukan di sepanjang aliran kanal mulai dari depan Perumahan Grand Apple hingga kawasan SD di Jalan Al-Markaz. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Wali Kota Makassar untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kebersihan lingkungan.

"Kami bergerak sesuai arahan pimpinan sehingga BPBD membantu kecamatan melakukan pembersihan kanal," katanya.

Fadli menjelaskan, sampah yang ditemukan di lokasi didominasi sampah rumah tangga yang terbawa arus dari wilayah hulu. Sampah tersebut berasal dari aliran kanal yang melintasi Kecamatan Bontoala sebelum akhirnya menumpuk di sejumlah titik di wilayah Kecamatan Tallo.

Akibatnya, terjadi penumpukan sampah di kawasan perbatasan Kecamatan Bontoala dan Kecamatan Tallo yang berpotensi menghambat aliran air apabila tidak segera dibersihkan.

Meski bertepatan dengan hari libur, BPBD tetap mengerahkan personelnya untuk memastikan pembersihan berjalan optimal. Sebanyak 20 anggota TRC diterjunkan sebagai bentuk komitmen pemerintah menjaga fungsi kanal sebagai saluran drainase utama kota.

"Meski hari libur, personel tetap kami siagakan. Sekitar 20 anggota Tim Reaksi Cepat turun langsung ke lapangan untuk membersihkan kanal. Ini merupakan bagian dari upaya pencegahan agar aliran air tetap lancar dan tidak menimbulkan persoalan lingkungan di kemudian hari," jelasnya.

Selain melakukan pembersihan, BPBD juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke saluran air.

Fadli menilai persoalan sampah di kanal tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah. Dibutuhkan keterlibatan aktif masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan agar sampah tidak kembali menumpuk di saluran air.

Ia bahkan mengusulkan pembentukan Komunitas Pecinta Kanal (KPK) di sepanjang wilayah kanal sebagai mitra pemerintah dalam mengawasi kebersihan, memberikan edukasi kepada warga, serta membantu kegiatan pembersihan secara berkala.

"Kalau tidak bisa ikut membersihkan, minimal jangan mengotori. Ini menjadi tanggung jawab bersama agar kanal tetap bersih, aliran air lancar, dan lingkungan tetap sehat," tutup Fadli.

Editor : Muhammad Nur

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut