Keluarga Besar Bupati Gowa Buka Suara, Bantah Isu Dibekingi Komjen Fadil Imran
GOWA, iNewsCelebes.id – Keluarga besar Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang akhirnya angkat bicara di tengah polemik hak angket DPRD Gowa dan pelaporan di Polda Sulsel yang menyeret Husniah Talenrang.
Melalui juru bicara keluarga, Zaky Ramadhan, keluarga besar putra-putri almarhum H. Abdul Hamid Daeng Naba dan almarhumah Hj. Sitti Siapa Daeng Siang menggelar konferensi pers di kediaman keluarga di Dusun Kaluarrang, Desa Manjapai, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, Sabtu (11/7/2026).
Dalam pernyataannya, Mereka membantah tegas isu yang menyebut Husniah mendapat perlindungan dari Komjen Pol Fadil Imran dan menegaskan seluruh konsekuensi dari persoalan yang dihadapi merupakan tanggung jawab pribadi sang bupati.
"Kami meluruskan narasi menyesatkan yang sengaja digulirkan oleh para buzzer di media sosial yang mengklaim seolah-olah ada backup atau atensi khusus di Bareskrim Polri terkait polemik ini. Narasi 'Bupati di-backup Jenderal' adalah kebohongan besar," tegas Zaky.
Menurutnya, Komjen Pol Fadil Imran tidak pernah memberikan perlindungan maupun melakukan intervensi terhadap persoalan yang tengah dihadapi Husniah Talenrang.
"Bapak Fadil Imran secara institusional maupun pribadi berdiri tegak lurus pada aturan hukum yang berlaku. Tidak ada perlindungan, tidak ada pembelaan, dan tidak ada intervensi dari beliau maupun keluarga besar terhadap saudari HT. Tugas mengingatkan sebagai kakak dan keluarga besar sudah dilakukan secara maksimal," ujarnya.
Bahkan, keluarga menegaskan bahwa seluruh konsekuensi atas setiap keputusan yang diambil Husniah Talenrang merupakan tanggung jawab pribadi yang harus dihadapi sendiri.
"Sekarang ini adalah jalan pilihan saudari HT, maka silakan dihadapi sendiri dengan segala risiko sosialnya. Terkait proses hukum sebagai dampak dari dinamika yang terjadi, kami menyerahkan sepenuhnya kepada mekanisme hukum yang berlaku secara objektif," lanjutnya.
Tak hanya itu, keluarga besar juga melontarkan peringatan keras kepada sejumlah pihak yang disebut sering mengatasnamakan keluarga dalam berbagai manuver di belakang layar.
"Kami memperingatkan secara tegas kepada oknum-oknum berinisial AJ, AR, RH, dan AM yang kerap bermain drama di balik layar, mengatasnamakan keluarga, atau memanipulasi citra seolah bertindak demi kepentingan keluarga besar kami. Hentikan tindakan tersebut karena keluarga besar tidak pernah memberikan mandat kepada Anda sekalian. Tindakan tersebut telah merugikan nama baik keluarga besar kami," tutup Zaky.
Editor : Muhammad Nur