get app
inews
Aa Text
Read Next : Ratusan Jeriken BBM Sitaan Polres Sinjai Dititip ke SPBU, Ini Alasan Mengejutkan Polisi!

Terminal Daya Makassar Bakal Jadi Pusat Ekspedisi Barang, SPBU Ikut Dibangun

Kamis, 16 Juli 2026 | 10:29 WIB
header img
Terminal Regional Daya Makassar. Foto: LeoMN

MAKASSAR, iNewsCelebes.id - Terminal Regional Daya, Kota Makassar, Sulawesi selatan akan bertransformasi menjadi pusat logistik dan terminal ekspedisi barang. Termasuk kehadiran Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di satu area kawasan.

 

Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Terminal Makassar Metro menyiapkan pengembangan kawasan tersebut agar tidak lagi hanya berfungsi sebagai terminal penumpang, tetapi juga menjadi pusat distribusi barang yang diharapkan mampu menciptakan sumber pendapatan baru sekaligus mengurangi kemacetan akibat aktivitas bongkar muat ekspedisi di wilayah utara Kota Makassar.

Direktur Utama Perumda Terminal Makassar Metro, Elber Maqbul Amin, mengatakan pengembangan tersebut merupakan bagian dari upaya optimlisasi aset terminal yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.

Menurutnya, Terminal Regional Daya memiliki luas sekitar 12 hektare. Namun, area yang digunakan untuk operasional terminal penumpang Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) saat ini hanya sekitar satu hingga dua hektare.

"Ke depan kami merancang Terminal Regional Daya menjadi terminal ekspedisi atau terminal logistik. Sehingga tidak hanya sekadar naik turun penumpang," ujarnya, Rabu (15/7/2026).

Elber menjelaskan, masih terdapat sekitar 10 hektare lahan yang dapat dikembangkan menjadi kawasan bisnis baru. Salah satu fokusnya adalah menjadikan Terminal Daya sebagai pusat distribusi barang yang terintegrasi.

"Ini merupakan salah satu program yang sedang kami siapkan agar fungsi terminal tidak hanya melayani transportasi penumpang, tetapi juga menjadi pusat distribusi barang," jelasnya.

Rencana tersebut juga sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Makassar dalam penataan kawasan perkotaan dan pemberdayaan pelaku usaha. Melalui konsep terminal logistik, aktivitas ekspedisi barang yang selama ini tersebar di sejumlah ruas jalan di wilayah utara Makassar akan dipusatkan di kawasan Terminal Daya.

Menurut Elber, keberadaan perusahaan ekspedisi di sejumlah titik selama ini kerap menimbulkan gangguan lalu lintas, terutama akibat aktivitas bongkar muat kendaraan.

"Selama ini aktivitas ekspedisi cukup banyak berada di wilayah utara Kota Makassar dan menimbulkan gangguan lalu lintas. Ke depan kami ingin seluruh aktivitas ekspedisi itu dipusatkan di Terminal Daya sehingga lebih tertata," katanya.

Selain mendukung penataan kota, pengembangan terminal logistik juga dinilai memiliki prospek bisnis yang menjanjikan bagi perusahaan daerah.

"Kalau terminal ekspedisi ini berjalan, maka potensi bisnisnya sangat besar. Di sisi lain, kemacetan yang selama ini terjadi di empat kecamatan wilayah utara Kota Makassar juga bisa ditangani dengan lebih baik," tambahnya.

Untuk merealisasikan program tersebut, Perumda Terminal Makassar Metro mulai melakukan sosialisasi kepada asosiasi perusahaan ekspedisi. Tahap berikutnya, sosialisasi akan dilakukan langsung kepada para pelaku usaha yang selama ini menjalankan aktivitas distribusi barang di berbagai wilayah Kota Makassar.

"Baru tahap sosialisasi dengan asosiasi. Setelah itu kami akan turun langsung kepada para pelaku usaha ekspedisi," terangnya.

Proses sosialisasi juga akan melibatkan pemerintah kecamatan yang selama ini menjadi lokasi aktivitas perusahaan ekspedisi. Para pelaku usaha nantinya akan diberikan penjelasan mengenai rencana relokasi serta mekanisme pemanfaatan lahan yang disiapkan di Terminal Daya.

"Kami ingin semua berjalan bersama, camat mengetahui prosesnya, pelaku usaha juga memahami lokasi yang disiapkan sehingga penataan bisa dilakukan secara bertahap dan saling mendukung," jelasnya.

Perumda Terminal Makassar Metro menargetkan proses relokasi perusahaan ekspedisi mulai berjalan pada 2026. Para pelaku usaha nantinya dapat memanfaatkan kios maupun lahan yang tersedia melalui skema sewa sesuai regulasi yang berlaku.

Selain pengembangan terminal logistik, Perumda Terminal Makassar Metro juga menyiapkan sejumlah proyek investasi lain di kawasan Terminal Daya. Salah satunya pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di area depan terminal yang disebut telah menarik minat investor.

"Untuk area depan terminal sudah ada peminat yang ingin membangun SPBU berikut fasilitas pendukungnya. Jadi konsepnya mencakup seluruh fasilitas yang dibutuhkan," ungkap Elber.

Pengembangan kawasan Terminal Daya direncanakan berlangsung secara bertahap sepanjang 2026 hingga 2027 dan menjadi bagian dari strategi Perumda Terminal Makassar Metro untuk memperluas model bisnis di luar layanan terminal penumpang.

Editor : Muhammad Nur

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut