Ketua DPD II Golkar Maros Suhartina Bohari Umumkan Tinggalkan Partai saat Musda Sulsel Berlangsung
MAROS, iNewsCelebes.id – Ketua DPD II Partai Golkar Maros Suhartina Bohari memutuskan mundur dari kepengurusan Partai Golkar dan tidak akan kembali mencalonkan diri sebagai ketua DPD II Golkar Maros.
Keputusan tersebut disampaikan di tengah berlangsungnya Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) yang berlangsung di Hotel Claro, Kota Makassar pada Sabtu (18/07/2026).
Suhartina mengatakan keputusan itu bukan diambil secara mendadak. Dia mengaku telah menyampaikan rencananya kepada bakal calon Ketua DPD I Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin (IAS) jauh sebelum Musda digelar.
"Ini bukan keputusan tiba-tiba. Waktu pertemuan dengan Kak IAS, saya sudah menyampaikan kalau Musda DPD I selesai, saya berharap Musda DPD II Maros menjadi yang pertama atau tercepat dilaksanakan," kata Suhartina, Sabtu (18/7/2026).
Menurut dia, masa jabatannya sebagai Ketua DPD II Golkar Maros telah berakhir pada Juni 2026. Sesuai mekanisme partai, tidak ada perpanjangan surat keputusan (SK), sehingga kepengurusan baru harus ditetapkan melalui Musda.
"SK saya memang berakhir pada Juni 2026. Otomatis tidak ada perpanjangan dan harus dilaksanakan Musda," ujarnya.
Suhartina memastikan dirinya tidak akan maju lagi sebagai calon Ketua DPD II Golkar Maros. Dia juga menegaskan tidak memiliki calon yang akan didukung dalam Musda mendatang.
"Pada saat Musda DPD II Maros saya tidak mencalonkan diri lagi. Saya juga tidak punya calon. Siapa pun yang ingin maju saya persilakan," katanya.
Dia membantah keputusannya mundur berkaitan dengan dinamika Musda Golkar Sulsel, termasuk batalnya Munafri Arifuddin (Appi) maju setelah terbit surat diskresi bagi IAS.
"Tidak ada hubungannya. Memang jauh sebelumnya saya sudah berencana untuk nonpartai dulu," ucapnya.
Editor : Muhammad Nur