Hari Anak Nasional 2026, Wali Kota Makassar Tekankan Perlindungan Anak dari Dampak Buruk Teknologi
Ia juga menegaskan bahwa anak tidak boleh dipaksa menjadi dewasa sebelum waktunya. Menurutnya, setiap anak berhak menikmati masa kanak-kanak dengan mendapatkan bimbingan sesuai usia dan tahap perkembangannya.
"Anak-anak tidak bisa dipaksakan oleh keadaan untuk bisa lebih dewasa daripada umurnya. Anak-anak harus dibawa, dibimbing sesuai dengan bagaimana usia mereka bertumbuh," jelas Munafri.
Pada peringatan HAN 2026 yang mengusung subtema "Menelusuri Jejak La Galigo, Belajar, Berkarya, dan Bertumbuh Bersama", Munafri juga menyoroti pentingnya memperkenalkan budaya lokal kepada anak sejak dini.
Menurutnya, kecerdasan intelektual harus berjalan beriringan dengan pembentukan akhlak, moral, serta kecintaan terhadap budaya daerah.
"Kita tidak butuh anak-anak yang hanya tumbuh secara cerdas, tapi anak-anak tumbuh yang mempunyai akhlak yang baik, punya moralitas, mengerti akan budaya, dan tahu tentang konten lokal-konten yang ada di daerah kita," ujarnya.
Di akhir sambutannya, Munafri mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi dalam memenuhi hak-hak anak, memperluas sekolah ramah anak, meningkatkan kualitas pengasuhan keluarga, melindungi anak dari berbagai bentuk kekerasan, serta menyediakan ruang partisipasi yang lebih luas bagi anak di Kota Makassar.
Editor : Arham Hamid