get app
inews
Aa Text
Read Next : BREAKING NEWS: Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan Kamis 19 Februari 2026

60 Siswa Kristen-Katolik di Gowa Belum Punya Guru Agama, Kemenag Turun Tangan

Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:31 WIB
header img
60 Siswa Kristen-Katolik di Gowa Belum Punya Guru Agama. Foto: LeoMN

GOWA, iNewsCelebes.id - Sebanyak 60 siswa Kristen dan Katolik di SD Inpres Borong Palala, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, belum mendapatkan pembelajaran agama secara optimal. Kondisi tersebut terjadi karena sekolah belum memiliki guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) maupun Pendidikan Agama Katolik (PAKat).

Kondisi ini menjadi perhatian Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sulawesi Selatan. Pembimas Kristen Kanwil Kemenag Sulsel, Merpati Sampe Liling, turun langsung memberikan pembinaan kepada para siswa pada Jumat (7/8/2026).

Pembinaan dilakukan bersama staf Pembimas Kristen dan Penyuluh Agama Kristen Kabupaten Gowa. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memastikan siswa tetap memperoleh hak pendidikan agama sesuai dengan keyakinan masing-masing.

“Anak-anak memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan agama sesuai keyakinannya. Karena itu, Kemenag hadir untuk memastikan hak tersebut tetap terpenuhi,” ujar Merpati Sampe Liling.

Menurut Merpati, pembinaan yang diberikan tidak hanya berfokus pada materi keagamaan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai moderasi beragama kepada siswa sejak dini.

“Kami ingin menanamkan nilai-nilai moderasi beragama sejak dini, sehingga anak-anak tumbuh dengan sikap saling menghargai dan menghormati perbedaan,” tegasnya.

Merpati mengatakan upaya tersebut sejalan dengan Asta Protas Kementerian Agama, khususnya dalam memperkuat kerukunan dan menanamkan nilai cinta kemanusiaan di lingkungan pendidikan.

“Kerukunan dan cinta kemanusiaan harus dimulai dari lingkungan pendidikan. Sekolah menjadi ruang penting untuk menanamkan nilai tersebut kepada generasi muda,” tuturnya.

Pihak sekolah menyambut baik pembinaan yang dilakukan Kemenag. Sekolah berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin sembari menunggu adanya guru PAK dan PAKat yang dapat memberikan pembelajaran agama secara berkelanjutan kepada para siswa.

Sekolah juga berharap pemerintah dapat menempatkan guru Pendidikan Agama Kristen maupun Pendidikan Agama Katolik untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran agama bagi 60 siswa tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, siswa Kristen dan Katolik juga mendapatkan minuman kesehatan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian dari Kemenag Sulsel.

Kemenag Sulsel memastikan pemenuhan hak pendidikan agama bagi peserta didik menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif sekaligus memperkuat toleransi antarumat beragama sejak dini.

Editor : Arham Hamid

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut