Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ribuan Uang Palsu Ditemukan di Sulsel, Masyarakat Diminta Lebih Teliti
Advertisement . Scroll to see content

Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 Mulai Berlayar Bawa Rp25 Miliar, BI Sasar Lima Pulau di Sulsel

Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:14 WIB
  • author LeoMN
Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 Mulai Berlayar Bawa Rp25 Miliar, BI Sasar Lima Pulau di Sulsel
Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 Bawa Rp25 Miliar. Foto: LeoMN

MAKASSAR, iNewsCelebes.id – Bank Indonesia (BI) menyiapkan uang tunai sebesar Rp25 miliar dalam Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) 2026 untuk memenuhi kebutuhan penukaran uang masyarakat di lima pulau di Sulawesi Selatan. Ekspedisi ini berlangsung selama lima hari hingga 19 Oktober 2026.

Program yang digelar bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) VI tersebut bertujuan memastikan ketersediaan uang Rupiah yang cukup, sesuai kebutuhan pecahan, dan layak edar, khususnya bagi masyarakat di wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T).

Lima pulau yang menjadi sasaran layanan penukaran uang dengan rute dimulai dari Markas Kodaeral VI Makassar menuju Pulau Badi dan Pulau Gondong Bali (Kabupaten Pangkep) lalu bertolak ke Pulau Liukang Loe (Kabupaten Bulukumba) dan selanjutnya  bergerak dua pulau yang berada di Kabupaten Kepulauan Selayar yakni Pulau Bahuluang, dan Pulau Selayar lalu kembali ke Kota Makassar.

Kepala Perwakilan BI Sulawesi Selatan, Rizki Ernadi Wimanda, mengatakan ekspedisi tersebut merupakan upaya memperluas akses masyarakat kepulauan terhadap uang Rupiah, sekaligus menjaga kelancaran transaksi ekonomi di wilayah yang sulit dijangkau layanan perbankan.

“Bank Indonesia menyiapkan uang tunai sebesar Rp25 miliar untuk memenuhi kebutuhan penukaran uang Rupiah masyarakat di lima pulau sasaran Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026,” kata Rizki Ernadi Wimanda usai proses pelepasan. Selasa, (13/10/2026).

Distribusi uang ini dilakukan menggunakan kapal patroli KRI Marlin 877 dengan menempuh rute pelayaran sekitar 410 mil laut dari Makassar menuju pulau-pulau sasaran dan kembali ke Kota Makassar. Misi ini bertujuan memastikan ketersediaan uang Rupiah yang layak edar sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat kepulauan.

Komandan Kodaeral VI (Dankodaeral VI) Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz menegaskan kesiapan TNI AL dalam menyukseskan ekspedisi di seluruh Indonesia. Tindak lanjutnya dikatakan dengan mengerahkan kapal KRI Marlin-877 yang merupakan Kapal Patroli dalam menjalankan tugas keamanan laut di Perairan Sulsel.

"Ekspedisi Rupiah Berdaulat ini berlangsung di Seluruh Indonesia, di Sulawesi selatan ini kita menggunakan KRI Marlin-877 dengan perjalanan sekitar 5 hari. Dari kita ada 45 personel," tegas Andi Abdul Aziz. 

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, mengapresiasi sinergi BI, pemerintah daerah, dan TNI AL dalam memperluas pelayanan penukaran uang hingga ke wilayah kepulauan.

“Melalui ekspedisi ini, masyarakat di wilayah kepulauan diharapkan dapat memperoleh layanan penukaran uang Rupiah yang layak edar, meskipun berada jauh dari pusat pelayanan perbankan,” ujarnya.

Editor: Arham Hamid

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut