Investasi PT CNI di Kolaka Dinilai Mampu Gerakkan UMKM dan Lapangan Kerja
Di sisi lain, masyarakat tetap mendukung proses hukum yang sedang berjalan agar diselesaikan secara transparan dan berkeadilan.
"Kami menghormati proses hukum yang berjalan. Namun, pemerintah juga perlu mempertimbangkan kepentingan ekonomi masyarakat, termasuk lapangan kerja, usaha lokal, dan keluarga yang bergantung pada aktivitas perusahaan," kata Kasnuddin Arif.
PT CNI sendiri mengoperasikan Smelter Merah Putih berbasis teknologi Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) yang telah menghasilkan produksi feronikel perdana. Selain itu, proyek pengolahan nikel ini telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) sekaligus berstatus Objek Vital Nasional (Obvitnas) karena nilainya yang strategis bagi pembangunan ekonomi negara.
Masyarakat Wolo berharap keberlanjutan investasi ini terus berjalan beriringan dengan kepatuhan hukum, perlindungan lingkungan, dan keterlibatan tenaga kerja lokal.
Kasnuddin menegaskan bahwa penyelesaian persoalan hukum hendaknya tidak merugikan masyarakat kecil di sekitar area industri.
"Penegakan hukum harus berjalan, tetapi jangan sampai masyarakat kecil menjadi korban dari kebijakan yang mengabaikan realitas sosial dan ekonomi di daerah kami," ujar Kasnuddin.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar