Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ricuh Konstatering Lahan di Kompleks Aditarina Manggala, Polisi Lepaskan Gas Air Mata
Advertisement . Scroll to see content

Trowulan Mojokerto Mencekam, Warga Usir Paksa Sekeluarga Dituduh Mata-mata Polisi Gadungan 

Kamis, 12 Mei 2022 | 10:54 WIB
  • author Sholahudin
Trowulan Mojokerto Mencekam, Warga Usir Paksa Sekeluarga Dituduh Mata-mata Polisi Gadungan 
Warga Kecamatan Trowulan, Mojokerto, mengusir satu keluarga karena diduga jadi mata-mata polisi gadungan yang tipu warga.(Foto: iNews TV/Sholahudin)

Petugas harus berjibaku dengan ratusan massa yang mencoba merangsek dan mengeroyok keluarga tersebut. Keluarga tersebut akhirnya dibwa ke Polsek Trowulan. 

Kepala Desa Balongwono, Puji Rahayu mengatakan, kasus pengusiran paksa ini merupakan buntut komplotan polisi gadungan yang menangkap warga dengan tuduhan pengguna narkoba. 

"Ratusan warga membuat surat pernyataan, meminta agar keluarga tersebut diusir dari Desa Balongwono, karena sudah dangat meresahkan. Bahkan, banyak warga menjadi korban pemerasan polisi gadungan dengan modus penangkapan kasus narkoba, hingga mengalami kerugian ratusan juta rupiah," tegasnya. 

Sebelumnya, pada Minggu (8/5/2022) empat orang polisi gadungan ditangkap massa dan dirusak mobilnya, karena menangkap warga dengan tuduhan terlibat kasus narkoba. 

Saat melakukan penangkapan, empat orang tersebut tidak mampu menunjukkan surat tugasnya, dan akhirnya terbongkar mereka merupakan polisi gadungan. Komplotan polisi gadungan ini, sangat berani dalam melancarkan aksinya.

Mereka menangkap warga, lalu dibawa ke suatu tempat. Kemudian, mereka menghubungi keluarga orang yang ditangkap atas tuduhan penyalahgunaan narkoba, untuk meminta sejumlah uang sebagai tebusan untuk melepaskan orang yang ditangkap.

Editor: Sazili MustofaEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut