JAKARTA, iNewsCelebes.id - Dua menteri kabinet Presiden Prabowo Subianto, Abdul Kadir Karding (Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia) dan Sakti Wahyu Trenggono (Menteri Kelautan dan Perikanan), mengunggah foto dukungan untuk Presiden Prabowo di media sosial.
Dalam unggahan di akun Instagram masing-masing, terdapat foto wajah Prabowo yang sedang memberi hormat, disertai tulisan yang menyiratkan dukungan di tengah situasi politik saat ini. Unggahan tersebut berisi pesan bahwa Prabowo sedang "diserang" ketika memulai upaya "bersih-bersih".
Berikut kata-kata yang menyertai unggahan tersebut:
Dear Mr. President
Tidak pernah ada pendahulu berani melawan mafia beras
Tidak pernah ada pendahulu berani melawan mafia minyak goreng
Tidak pernah ada pendahulu berani melawan mafia migas
Tidak pernah ada pendahulu berani membongkar mafia Reza Chalid dan anak2 dan kroni2nya. Bahkan mereka bersama orang-orang itu mencuri kekayaan Negara.
Tidak pernah ada pendahulu berani melawan korupsi di BUMN
Tidak pernah ada pendahulu yang pernah berbicara soal tantiem yang nilainya triliunan setiap tahun, malah semua partai-partai yang pernah berkuasa mereka semua menikmati korupsi di BUMN
Tidak pernah ada orang-orang pintar yang sekarang bersuara, sok berada dibarisan rakyat membuka semua masalah-masalah di BUMN, padahal mereka pernah berada di dalam BUMN
Kenapa di saat semua itu Bapak buka dan mulai bersih-bersih, makin Bapak yang diserang?
Abdul Kadir juga menyebut bahwa Prabowo sedang mendapat serangan bertubi-tubi saat memulai upaya "bersih-bersih" di pemerintahan.
"Hari ini, ketika @presidenrepublikindonesia, Bapak @prabowo mulai membuka, menerbitkan, dan membersihkan, justru serangan semakin deras datang kepada beliau. Karena setiap upaya pemberantasan selalu melahirkan perlawanan dari pihak-pihak yang selama ini diuntungkan," tulis Abdul Kadir.
Ia menegaskan komitmennya sebagai menteri untuk terus mendampingi Presiden. "Sebagai Menteri, saya berdiri bersama Presiden Republik Indonesia. Tugas kami adalah memastikan agenda 'bersih-bersih' ini terus berjalan, bukan mundur karena tekanan," lanjutnya.
Abdul Kadir juga mengajak masyarakat untuk ikut mendukung pemerintahan Prabowo agar kekayaan negara dapat dimanfaatkan oleh generasi muda di masa depan.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta
Artikel Terkait