PANGKEP, iNewsCelebes.id - Penyelidikan kasus penemuan mayat pria paruh baya tanpa identitas di teras Masjid Raodah Tuljannah, Kampung Laikang, Kelurahan Talaka, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, hingga kini masih menyisakan tanda tanya besar.
Kasat Reskrim Polres Pangkep AKP Muhammad Saleh mengatakan, penyidik saat ini fokus menelusuri keberadaan mobil mikrolet berwarna biru yang digunakan tujuh orang tak dikenal (OTK) untuk mengantar korban ke masjid pada dini hari (kemarin) sebelum ditemukan meninggal dunia.
“Sekarang jenazah korban sudah berada di Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan. Kami masih memastikan penyebab kematiannya apa,” kata AKP Muhammad Saleh, Rabu (7/1/2026) melalui sambungan telepon seluler.
Ia menegaskan, dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Seluruh rangkaian pergerakan korban juga terekam jelas kamera pengawas masjid.
“Di CCTV terlihat korban diantar masuk ke masjid dan tidak ada indikasi penganiayaan. Ini yang membuat kami masih mendalami kasus ini,” ujarnya.
Menurut Saleh, kendala utama penyelidikan adalah belum adanya pihak keluarga yang melapor atau mengenali korban hingga saat ini. Padahal, keberadaan keluarga dinilai penting untuk mengetahui riwayat aktivitas korban sebelum peristiwa tersebut.
“Kalau ada keluarganya, minimal ada petunjuk korban sebelumnya bersama siapa atau dalam kondisi bagaimana. Sampai sekarang ini belum ada,” ucapnya.
Polisi kini mengumpulkan dan menganalisis rekaman CCTV di sepanjang jalur Poros Ma’rang Pangkep untuk melacak pergerakan mobil mikrolet biru tersebut. Plat nomor kendaraan belum diketahui.
“Kami menyasar CCTV dari awal korban diturunkan sampai arah kendaraan itu pergi. Anggota sudah mengumpulkan rekaman di sepanjang jalan,” jelas Saleh.
Dari rekaman CCTV masjid, terlihat tujuh pria menurunkan korban ke teras masjid sekitar pukul 00.35 Wita. Usai menurunkan korban, para pria tersebut terlihat terburu-buru kembali ke dalam mobil dan langsung meninggalkan lokasi.
Rekaman lanjutan memperlihatkan korban duduk seorang diri di teras masjid dalam kondisi hanya mengenakan sarung. Setelah beberapa lama, korban terlihat membuka bajunya sendiri, lalu kembali duduk.
“Tidak lama kemudian korban tersungkur ke depan. Semua itu terekam jelas,” kata Saleh.
Korban baru ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 04.30 Wita oleh wakil imam masjid bernama Ismail. Penemuan tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian.
Hingga kini, identitas korban masih belum diketahui. Polisi menemukan sebuah koper hitam serta dua kantong plastik merah milik korban yang berisi pakaian, roti, botol air minum, dan sejumlah obat-obatan.
“Hasil otopsi belum keluar karena baru akan dilakukan. Kasus ini masih misterius,” ujar Saleh.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri serupa agar segera melapor ke Mapolres Pangkep untuk membantu proses identifikasi dan penyelidikan.
Editor : Muhammad Nur
Artikel Terkait
