Perubahan Lingkungan Digaungkan dari Lorong-lorong kecil, Antara Biopori dan Eco-Enzime

Arham Hamid
Warga Paccerakkang Makassar, masifkan lubang Biopori. Foto: Arham hamid

Jawaban sesungguhnya ada di hulu di rumah-rumah, di dapur-dapur, di kebiasaan sehari-hari. Dan warga Paccerakkang telah menunjukkan bahwa itu bukan sesuatu yang mustahil.

Apa yang mereka lakukan mungkin terlihat kecil. Hanya beberapa lubang biopori yang sebagian merupakan bantuan langsung dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar dan beberapa botol eco-enzyme.

Namun kota tidak pernah berubah oleh sesuatu yang besar secara tiba-tiba. Ia berubah oleh akumulasi tindakan-tindakan kecil yang dilakukan terus-menerus.

Lubang-lubang kecil itu, pada akhirnya, bukan hanya menyerap air dan sampah organik. Ia menyerap ketidakpedulian, lalu perlahan mengubahnya menjadi kesadaran.

Dan dari sana, sebuah kota yang lebih bersih bahkan mungkin kota minim sampah—tidak lagi terdengar seperti utopia. Ia mulai menemukan bentuknya, satu lubang biopori pada satu waktu.

Editor : Muhammad Nur

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network