Di sisi lain, tren peningkatan penyakit katastropik menjadi perhatian serius dalam Program JKN. Penyakit seperti jantung, kanker, dan stroke saat ini menjadi kontributor utama pembiayaan layanan kesehatan, seiring meningkatnya kebutuhan penanganan kasus berbiaya tinggi.
“Dominasi penyakit katastropik tersebut berdampak langsung pada meningkatnya beban pembiayaan layanan kesehatan dalam sistem JKN,” jelas Asyraf.
Merespons kondisi tersebut, ia menekankan pentingnya penguatan upaya promotif dan preventif sebagai strategi jangka panjang. Peningkatan kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dinilai menjadi kunci utama dalam menekan laju kasus penyakit tersebut.
“Upaya pencegahan harus menjadi fokus bersama agar beban pembiayaan dapat lebih terkendali dan keberlanjutan Program JKN tetap terjaga,” tutupnya.
Editor : Muhammad Nur
Artikel Terkait
