MAKASSAR, iNewsCelebes.id – PSM Makassar akhirnya berhasil bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia setelah menutup kompetisi Super League 2025/2026 di posisi ke-15 klasemen akhir. Musim kali ini menjadi salah satu periode paling berat yang dijalani Juku Eja dalam beberapa tahun terakhir.
Pasukan Ramang mengumpulkan 34 poin dari 34 pertandingan dengan catatan delapan kemenangan, 10 hasil imbang, dan 16 kekalahan.
Jumlah poin tersebut sebenarnya sama dengan yang diraih Persis Solo di posisi ke-16. Namun, PSM unggul head to head sehingga lolos dari degradasi. Sebaliknya, Laskar Sambernyawa harus turun kasta ke Championship Pegadaian musim 2026/2027.
PSM menutup musim dengan hasil pahit usai kalah 0-2 dari Madura United di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Sabtu (23/5/2026). Kekalahan itu sempat membuat posisi Juku Eja dalam situasi genting sebelum hasil laga lain memastikan mereka tetap aman.
Perjalanan PSM sepanjang musim memang dipenuhi gejolak. Setelah sempat tampil cukup baik pada awal kompetisi, performa tim perlahan menurun akibat inkonsistensi permainan, jadwal yang padat, hingga persoalan internal klub.
Puncak masalah mulai terlihat saat kompetisi memasuki pekan kedelapan. Pelatih asal Portugal, Bernardo Tavares, memutuskan mundur setelah 3,5 musim menangani PSM.
Editor : Muhammad Nur
Artikel Terkait
