MAKASSAR, iNewsCelebes.id - Satresnarkoba Polrestabes Makassar merevitalisasi program Kampung Bebas dari Narkoba (KBDN) sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di sejumlah wilayah rawan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Program tersebut juga dibarengi dengan pembagian bantuan sosial kepada keluarga yang pernah tersentuh kasus narkoba.
Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Makassar AKBP Lulik Febyantara mengatakan KBDN merupakan pengembangan dari program Kampung Tangguh Bebas Narkoba yang sebelumnya telah berjalan. Program baru ini tidak hanya fokus pada pencegahan dan penindakan, tetapi juga rehabilitasi.
"Konsep KBDN ini merupakan revitalisasi dari Posko Kampung Tangguh. Kalau dulu Kampung Tangguh Bebas Narkoba, sekarang menjadi Kampung Bebas dari Narkoba atau KBDN," ujar Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Makassar, AKBP Lulik Febyantara kepada wartawan, Rabu (17/6/2026).
Menurutnya, pihak kepolisian telah melakukan revitalisasi bangunan posko sekaligus memperkuat berbagai kegiatan di dalamnya. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memerangi peredaran narkoba.
"Kegiatannya lebih menekankan kepada aspek pencegahan, penindakan dan sekarang juga disertai dengan rehabilitasi," katanya.
Lulik menjelaskan, pihaknya turut menyisipkan kegiatan sosial sebagai bagian dari sosialisasi program KBDN. Bantuan tersebut diprioritaskan kepada keluarga yang anggota keluarganya pernah terlibat kasus narkoba, baik sebagai pengguna maupun pengedar.
"Kami datangi keluarganya dan diberikan bantuan sosial berupa beras, pakaian, hingga ayam petelur," ungkapnya.
Pada tahap pertama, polisi menyalurkan sekitar 100 karung beras dengan berat masing-masing 5 kilogram. Selain itu, sebanyak 20 kandang ayam petelur lengkap dengan ternaknya juga diberikan kepada warga penerima bantuan.
Editor : Muhammad Nur
Artikel Terkait
