Lulik mengatakan bantuan ayam petelur itu diharapkan dapat menjadi stimulus bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha produktif. Dengan begitu, warga memiliki alternatif sumber penghasilan tanpa harus terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.
"Supaya mereka mempunyai persepsi bahwa untuk bertahan hidup tidak perlu bersentuhan dengan narkoba. Bisa melakukan hal-hal positif lainnya, salah satunya berternak ayam," jelasnya.
Program tersebut akan dilakukan secara bertahap dan dibarengi dengan operasi penindakan di kawasan yang selama ini dikenal rawan peredaran narkoba. Beberapa wilayah yang menjadi perhatian antara lain Sapiria, Borta, dan Gotong.
"Kegiatan sosial ini akan terus berjalan. Harapannya masyarakat mau berkolaborasi dengan kami untuk menghilangkan peredaran gelap narkoba di wilayah tersebut," pungkas Lulik.
Editor : Muhammad Nur
Artikel Terkait
