MYP Mengubah Wajah Infrastruktur Sulsel, Andi Sudirman Buka Jalan Perubahan

Muhammad Nur
Program MYP telah memuluskan ruas jalan Penciro-Makassar. Foto: Pemprov Sulsel

MAKASSAR, iNewsCelebes.id - Konektivitas antarwilayah menjadi salah satu tantangan pembangunan di Sulawesi Selatan. Kondisi jalan yang belum merata, akses antarwilayah yang masih perlu diperkuat, hingga kebutuhan fasilitas kesehatan menjadi pekerjaan yang harus ditangani secara berkelanjutan.

Persoalan tersebut kemudian coba dijawab Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman melalui program Multi Years Project (MYP) 2025–2027. Skema pembangunan tahun jamak ini diarahkan untuk memperkuat jaringan jalan provinsi, membuka akses antarwilayah, memperlancar mobilitas dan distribusi barang, sekaligus mendukung pembangunan fasilitas kesehatan regional.

Program dengan anggaran sekitar Rp3,7 triliun dari APBD Pemprov Sulsel itu menjadi salah satu strategi pembangunan infrastruktur yang dikerjakan secara bertahap di berbagai wilayah Sulawesi Selatan.

Program ini resmi diluncurkan bertepatan pada momentum peringatan Hari Jadi Sulawesi Selatan ke-356 Tahun.

“Alhamdulillah, proyek multiyears ini adalah bukti nyata kerja keras dan komitmen kita bersama untuk menghadirkan pembangunan yang berkeadilan di seluruh Sulawesi Selatan,” kata Andi Sudirman dalam rapat paripurna DPRD di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Minggu (19/10/2025).

Program MYP ini diarahkan untuk pemantapan infrastruktur dan konektivitas jalan mencakup sekitar 1.400 kilometer jalan provinsi yang tersebar di berbagai wilayah Sulawesi Selatan. Rehabilitasi jaringan irigasi hingga pembangunan fasilitas kesehatan (rumah sakit regional) di Gowa dan Luwu.

Skema tahun jamak menjadi strategi untuk menangani pembangunan secara lebih terencana dan berkelanjutan. Pekerjaan dilakukan melalui enam paket yang mencakup puluhan ruas jalan di 24 kabupaten/kota.

“Program ini adalah komitmen kami sejak awal untuk meningkatkan kemantapan jalan provinsi, terutama pada jalur yang mendukung mobilitas masyarakat, distribusi logistik, dan konektivitas antarwilayah,” ujar Andi Sudirman saat memulai Penanganan Preservasi Jalan Paket I di Jalan Letjen Hertasning, Kota Makassar, Rabu (17/12/2025).

Hingga awal September 2026, lebih dari 300 kilometer jalan disebut telah tertangani melalui program tersebut. Sementara progres pekerjaan pada keseluruhan paket berada pada kisaran 20 hingga 35 persen. Ia juga memastikan pelaksanaan MYP berjalan sesuai perencanaan.

“Alhamdulillah, semua berjalan. Progresnya sesuai rencana dan semuanya on the track. Saat ini progres pekerjaan berada pada kisaran 20 hingga 35 persen,” kata Andi Sudirman dikutip penulis dalam wawancara program Metro TV, Selasa (1/9/2026).

Bagi pemerintah, pembangunan jalan bukan hanya persoalan memperbaiki permukaan jalan yang rusak. Infrastruktur yang terkoneksi diharapkan memangkas waktu tempuh, memperlancar mobilitas masyarakat, hingga membuka akses distribusi barang dan hasil pertanian.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel Andi Ihsan mengatakan, program MYP jalan senilai Rp2,5 triliun diarahkan untuk meningkatkan konektivitas jalan provinsi sehingga berdampak terhadap aktivitas ekonomi.

“Dalam program ini bertujuan bagaimana koneksitas jalan Provinsi Sulawesi Selatan masuk dalam kapasitas kategori jalan mantap hingga menimbul efek ekonomi Sulsel meningkat dan lancar,” kata Andi Ihsan.

Dampak konektivitas tersebut menjadi penting bagi Sulsel yang memiliki wilayah geografis luas. Jalan provinsi menjadi penghubung antarkabupaten sekaligus jalur yang digunakan masyarakat untuk mengakses pusat pendidikan, kesehatan, perdagangan dan berbagai layanan publik.

Di sektor pertanian, jalan yang lebih baik juga berperan dalam memperlancar distribusi hasil produksi dari sentra-sentra pertanian menuju pasar. Pemerintah provinsi menyebut pembangunan jalan MYP diharapkan mendukung distribusi hasil pertanian dan logistik serta meningkatkan mobilitas masyarakat.

Bagi Pemprov Sulsel, keberhasilan MYP pada akhirnya tidak hanya diukur dari berapa kilometer jalan yang dibangun, tetapi dari seberapa besar infrastruktur tersebut mampu memperpendek jarak, memperlancar mobilitas, membuka akses ekonomi dan menghadirkan pemerataan pembangunan di berbagai wilayah Sulawesi Selatan.

Program MYP ini dari awal sudah mendapat apresiasi pemerintah pusat. Wakil Menteri Dalam Negeri, Komjen Pol Akhmad Wiyagus, dalam sambutannya ketika HUT Sulawesi Selatan yang 356 tahun juga memberikan apresiasi atas berbagai inovasi dan capaian kinerja Andi Sudirman Sulaiman dalam memimpin Sulawesi Selatan.

"HUT Sulawesi Selatan yang 356 tahun ini tentunya ini waktu yang tidak singkat. Sulsel maju dan berkarakter itu tadi sudah ditunjukkan oleh Bapak Gubernur melalui capaian-capaian kinerja selama ini," ujar Akhmad Wiyagus pada Minggu, (19/10/2025) lalu.

Terobosan Gubernur Andi Sudirman ini juga  berhasil meraih penghargaan kategori Outstanding Province in Multi-Years Infrastructure Development pada ajang Governance Awards berkat program infrastruktur melalui skema Multiyears Project (MYP) 2025-2027 senilai Rp3,7 triliun.

"Ini juga tidak lepas dari program Multiyears Project yang saat ini berjalan adalah bukti nyata kerja keras dan komitmen bersama menghadirkan pembangunan yang berkeadilan di seluruh Sulawesi Selatan,” kata Andi Sudirman setelah menerima penghargaan yang diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) RI Abdul Muhaimin Iskandar.

Apresiasi selanjutnya datang melalui penghargaan detiktimur Awards 2026 kategori Pembangunan Infrastruktur Terpadu dan Konektivitas Wilayah di Grand Ballroom The Trans Hotel Jakarta, Jumat (7/8/2026). Penghargaan diserahkan oleh Direktur Transmedia, Latif Hanoko.

Andi Sudirman menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama, bukan keberhasilan individu semata.

"Ini adalah kerja tim, bukan satu orang. Terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan serta pemerintah kabupaten dan kota yang bersama-sama mendukung pembangunan di Sulawesi Selatan," tegasnya.

Bagi masyarakat, Program MYP ini terntunya sangat berdamfak. Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman saat meninjau progres pembangunan ruas jalan poros Ujung Lamuru–Palattae di Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, Minggu (6/9/2026).

Seorang warga bernama Marlina, menyampaikan rasa haru atas perbaikan ruas jalan bagian dari Paket 5 Multi Years Project (MYP) dengan total anggaran Rp383,5 miliar tersebut.

“Alhamdulillah jalannya sudah bagus, 4 tahun kita menderita makan debu. Dulu sehari-hari makan debu,” kata Marlina dikutip dari sulselprov.go.id.

Ungkapan Marlina menjadi gambaran kecil dari dampak pembangunan yang dirasakan masyarakat di berbagai wilayah Sulawesi Selatan. Bagi jutaan warga Sulsel, jalan yang semakin terkoneksi bukan sekadar infrastruktur, tetapi membuka akses, memperlancar aktivitas, menggerakkan ekonomi, dan memperpendek jarak menuju layanan publik.

Inilah wajah pembangunan yang ingin dihadirkan: jalan dibangun, konektivitas diperkuat, ekonomi bergerak, dan manfaatnya dirasakan masyarakat Sulawesi Selatan.

 

 

 

 

Editor : Arham Hamid

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network