Nelayan Pulau Dewakang Caddi Pangkep Hilang saat Melaut

Udin Syahruddin
Ilustrasi, nelayan hilang. (Foto: Istimewa).

PANGKEP, iNewsCelebes.id — Seorang nelayan asal Pulau Dewakang Caddi, Desa Dewakang, Kecamatan Liukang Kalmas, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, dilaporkan hilang saat melaut untuk menangkap gurita di perairan Taka Bonde Pute, Sabtu (19/9/2026).

Nelayan tersebut diketahui bernama Su’ud (40). Hingga Minggu (20/9/2026), korban belum ditemukan dan pencarian masih terus dilakukan oleh keluarga bersama masyarakat serta nelayan setempat.

Berdasarkan informasi dari Ps. Kapolsek Liukang Kalmas Iptu Fakhril, korban berangkat melaut sekitar pukul 06.00 WITA bersama sembilan orang nelayan lainnya yang masih memiliki hubungan keluarga.

Rombongan tersebut menggunakan satu unit perahu jenis jolloro dan menuju perairan Taka Bonde Pute untuk menangkap gurita.

Setibanya di lokasi, delapan nelayan turun dari perahu untuk melakukan aktivitas memancing gurita dengan menggunakan gabus sebagai alat bantu mengapung. Sementara satu orang lainnya bernama Udin tetap berada di atas perahu untuk menjaga perahu dan perlengkapan para nelayan.

Sekitar pukul 10.00 WITA, para nelayan mulai kembali ke perahu setelah selesai melakukan aktivitas menangkap gurita. Namun, saat dilakukan pengecekan terhadap seluruh anggota rombongan, Su’ud tidak terlihat dan diketahui belum kembali ke perahu.

Para nelayan kemudian langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi terakhir korban melakukan aktivitas memancing. Pencarian juga mendapat bantuan dari sejumlah nelayan lain yang berada di sekitar perairan Taka Bonde Pute.

"Pencarian dilakukan menggunakan beberapa perahu nelayan dengan menyisir wilayah perairan yang diperkirakan menjadi lokasi terakhir korban,"kata IPTU Fakhril, Minggu (20/9/2026).

Upaya pencarian berlangsung hingga malam hari. Namun, korban belum berhasil ditemukan.

Hingga Minggu (20/9/2026), keberadaan Su’ud masih belum diketahui. Pihak keluarga bersama masyarakat dan nelayan setempat masih melakukan pencarian.

Pencarian selanjutnya diharapkan dapat dilakukan secara lebih terkoordinasi dengan memperhatikan kondisi arus dan angin laut, mengingat terdapat kemungkinan korban mengalami kondisi darurat dan terbawa arus menjauh dari lokasi awal.

Unsur terkait seperti Basarnas/SAR, Polri, TNI, pemerintah desa, keluarga korban, serta kelompok nelayan setempat diharapkan dapat terlibat dalam proses pencarian untuk memperluas area penyisiran.

Hingga berita ini ditulis, Su’ud masih dalam pencarian.

Editor : Muhammad Nur

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network