Pengemudi Tabrak Lari Bocah di Makassar Ditangkap, Terungkap Ini Alasan Kabur
MAKASSAR, iNewsCelebes.id – Kasus tabrak lari yang menimpa seorang bocah berusia enam tahun (MI) di Jalan Batara Bira, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, pada Senin, (26/01/2026) lalu akhirnya terungkap. Pelaku bersama barang bukti kendaraan mobil akhirnya berhasil diamankan oleh Satlantas Polrestabes Makassar.
Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Makassar, Ipda Muhammad Darwis, mengatakan setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menelusuri rekaman CCTV, polisi berhasil mengidentifikasi kendaraan pelaku.
“Kami lakukan penyelidikan dan terduga pelaku sudah kami amankan di Satlantas Polrestabes Makassar bersama barang bukti,” ujar Ipda Darwi kepada wartawan pada Kamis, (29/01/2026).
Dari hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengaku sempat melihat anak-anak berada di pinggir jalan dan telah membunyikan klakson. Namun kendaraan tetap melaju hingga korban tiba-tiba menyeberang jalan dan tertabrak.
"Diklakson, tapi anak-anak itu tidak bergerak (Menyeberang). Makanya tetap melaju, akhirnya dekat kendaraan tiba-tiba anak menyeberang penyampaian seperti itu," katanya.
Pelaku juga mengakui tidak menolong korban karena merasa takut dan khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan, sehingga memilih meninggalkan lokasi kejadian.
"Dia bilang nanti terjadi hal yang tidak diinginkan, saya takut, makanya saya tinggalkan di TKP," jelasnya.
Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Satlantas Polrestabes Makassar untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.
Sebelumnya dalam rekaman CCTV viral di media sosial, terlihat korban berlari ke tengah jalan sesaat sebelum sebuah mobil melaju dan menabraknya.
Akibat benturan keras, korban terpental sejauh sekitar lima meter dan tergeletak di aspal dalam kondisi tidak sadarkan diri.
Ironisnya, pengemudi mobil tersebut bukannya berhenti untuk menolong korban, melainkan langsung melarikan diri meninggalkan lokasi kejadian.
Akibat peristiwa itu, korban mengalami luka cukup serius dan harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Daya, Kota Makassar.
Editor : Muhammad Nur