Kabid Propam Polda Sulsel Dilaporkan ke Mabes Polri, Diduga Intervensi Kasus Lahan
Kronologi Lapor Mabes Polri
Menurut Andi Sarman, kronologi dia melaporkan Kombes Zulham berkaitan kasus dugaan penyerobotan lahan antara dia dengan Zulkarnain Daeng Ngawing, terletak di Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros.
Sarman mengaku pernah dipanggil langsung oleh Kombes Zulham ke ruangannya di Mapolda Sulsel.
“Yang saya lapor Kabid Propam. Kabid Propam pernah memanggil saya ke ruangannya (di Mapolda Sulsel) dan dia kata-katai saya. Saya dikatai sertipikat saya lebih duluan dari pada lokasi. Dia juga marah, kenapa ini kasus saya ditangani unit Jatanras di Polda,” katanya.
Sarman mejelaskan, laporannya di Polda Sulsel atas dugaan penyerobotan, perusakan, dan pemalsuan dokumen telah masuk sejak Agustus 2024. Saat ini, kasus tersebut disebut telah naik ke tahap penyidikan dan bahkan telah melalui gelar perkara khusus.
“Penyidik yang melakukan penyelidikan dipanggil berkali-kali (oleh Kabid Propam). Kami menduga penyidik kemungkinan ketakutan, karena informasinya Kanitnya dimutasi gara-gara kasus ini,” jelasnya.
Sarman juga menyebut pernah dilaporkan balik oleh pihak lawan pada 2022 terkait dugaan penyerobotan lahan. Namun, laporan tersebut tidak terbukti dan telah dihentikan melalui mekanisme SP3.
Sarman menegaskan, lahan yang disengketakan tersebut diperolehnya melalui lelang negara pada 2009. Namun, belakangan muncul klaim dari pihak lain.
Dia juga mengaku telah meminta penyidik menghadirkan langsung pihak lawan beserta dokumen sertipikat, serta melibatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan pemerintah setempat guna memperjelas status lahan.
Namun, permintaan tersebut belum terealisasi. Karena itu, dia berharap laporannya menjadi perhatian serius, termasuk oleh Tim Reformasi Polri.
“Saya memohon kepada Presiden Prabowo, Tim Reformasi Polisi, serta Kapolri agar bisa melakukan reformasi total di tubuh Polri. Saya berharap ada jalan terbaik,” harapnya.
Editor : Muhammad Nur