Hendak Tebas Pelajar, Pelaku Diamuk Massa di Makassar
MAKASSAR, iNewsCelebes.id – Seorang pelajar menjadi korban penyerangan kawanan geng motor saat hendak pulang sekolah di Jalan Muhammadiyah, Kecamatan Wajo, Makassar, Sulawesi selatan (Sulsel) pada Selasa, (28/04/2026) sore. Satu pelaku berhasil diamankan hingga jadi bulan-bulanan massa yang geram.
Peristiwa ini bermula saat korban berinisial F (15) tengah dalam perjalanan pulang sekolah. Secara tiba-tiba, ia didatangi oleh kawanan pelaku yang berboncengan dua unit sepeda motor.
Salah satu pelaku, MD (16), yang diketahui merupakan anggota kelompok geng motor "Bongkar", langsung mengayunkan senjata tajam jenis parang ke arah leher korban.
"Dia datang sama temannya pak, bawa parang. (Mau ditebas?) Iya, tapi saya masih bisa tangkis. Terkena di bagian tangan," ujar korban F kepada iNews.id di lokasi kejadian. Selasa, (28/04/2026)
Akibat tangkisan tersebut, korban mengalami luka robek pada bagian jari tangan.
Melihat aksi kekerasan tersebut, warga di sekitar lokasi bersama sejumlah pelajar rekan korban langsung bereaksi.
Saat mencoba melarikan diri, MD tertinggal oleh rekan-rekannya dan berhasil dikepung oleh massa di Jalan Buruh, Kelurahan Melayu, Kecamatan Wajo.
Kemarahan massa tak terbendung hingga pelaku sempat dihujani bogem mentah sebelum pihak kepolisian tiba di lokasi untuk meredam situasi.
Panit Reskrim Polsek Wajo Makassar, Ipda Khairul Hadi, mengonfirmasi bahwa pihaknya langsung bergerak cepat mengamankan pelaku dari amukan warga.
"Salah satu dari pelaku berhasil diamankan, itulah kemudian massa berkumpul sehingga kami petugas kepolisian langsung mengamankan pelaku ke Mapolsek Wajo," kata Ipda Khairul Hadi kepada iNews.id di Kantornya.
Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti berupa sarung parang.
Sementara itu, parang yang digunakan untuk menebas korban diduga dibawa kabur oleh rekan pelaku yang saat ini masih dalam pengejaran (DPO).
Sementara korban langsung diarahkan melakukan pelaporan secara resmi dan menjalani visum di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar akibat luka di telapak tangan.
"untuk pelaku dan proses penanganan perkara kami limpahkan di unit PPA Polres Pelabuhan Makassar," pungkasnya.
Editor : Arham Hamid