Aksi Perampokan Rumah Warga di Makassar, Pelaku Gasak TV hingga Laptop
MAKASSAR, iNewsCelebes.id - Aksi perampokan rumah kosong kembali terjadi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kali ini, rumah warga di Perumahan Permata Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya, menjadi sasaran pelaku yang terekam kamera CCTV datang menggunakan mobil minibus.
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (8/5/2026) kemarin sekitar pukul 10.10 WITA. Korban yang mengetahui rumahnya telah dibobol langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Biringkanaya.
Kasubnit 2 Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar, Ipda Supriadi Gaffar, membenarkan adanya laporan dugaan perampokan tersebut.
“Benar telah terjadi dugaan perampokan di sebuah rumah di kawasan perumahan Kecamatan Biringkanaya. Korban sudah melapor ke Polsek Biringkanaya,” ujar Supriadi kepada wartawan pada Sabtu (9/5/2026).
Menurutnya, aksi pencurian dilakukan saat rumah dalam keadaan kosong karena ditinggal pemiliknya keluar. Saat kembali, korban mendapati kondisi rumah sudah berantakan dan sejumlah barang berharga hilang.
“Korban sementara pergi dan saat pulang mendapati kondisi rumahnya sudah berantakan. Pelaku mengambil satu unit TV 50 inci, satu unit laptop, satu unit handphone, serta uang tunai sekitar Rp200 ribu,” katanya.
Akibat kejadian tersebut, korban ditaksir mengalami kerugian mencapai Rp12,5 juta.
Berdasarkan hasil pemeriksaan rekaman CCTV di sekitar lokasi, pelaku diduga datang menggunakan mobil minibus berwarna merah. Pelaku kemudian masuk ke area rumah dengan memanfaatkan pagar depan yang tidak terkunci sebelum membobol pintu samping rumah.
“Pelaku terlihat mengendarai mobil minibus warna merah ke lokasi. Dia diduga membuka pagar depan lalu masuk melalui pintu samping dengan cara dicungkil,” jelas Supriadi.
Saat ini, tim Jatanras Satreskrim Polrestabes Makassar masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku. Polisi juga telah mengamankan rekaman CCTV dan meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian.
“Kami masih melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi pelaku melalui rekaman CCTV,” pungkasnya.
Editor : Muhammad Nur