Kreatif dan Produktif, Warga Binaan Rutan Barru Produksi Furniture hingga Budidaya Ikan
Program inovatif ini pun mendapat respons positif karena dinilai mampu memberikan dampak nyata dalam proses pembinaan, sekaligus mendukung upaya reintegrasi sosial bagi warga binaan di Kabupaten Barru.
Hardiman juga menjelaskan, sebelum ditempatkan dalam program kerja, warga binaan terlebih dahulu mendapatkan pelatihan khusus, termasuk bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK).
Selain itu, pihak rutan juga menyesuaikan penempatan kerja berdasarkan kemampuan dan keterampilan masing-masing warga binaan.
"Untuk pemasaran hasil produksi, pihak rutan kini mulai menggencarkan promosi melalui media sosial, mitra kerja hingga dukungan pemerintah daerah dan berbagai pihak lainnya." jelasnya.
Tak hanya program keterampilan, Rutan Barru juga aktif menjalankan pembinaan kerohanian.
"Saat ini terdapat sekitar 20 warga binaan yang mengikuti program tahfiz Al-Qur’an. Bahkan, sejumlah warga binaan berhasil meraih prestasi dalam ajang Musabaqah tingkat kabupaten dan nasional. " tandasnya.
Sedangkan, Amri, Salah satu warga binaan Rutan Barru mengaku telah mengikuti kegiatan kerajinan mebel selama lebih dari dua tahun di dalam rutan.
Editor: Muhammad Nur