Jemaah Haji Gowa Pulang dengan Busana Bling-Bling, Kilau Emas Jadi Perhatian di Debarkasi Makassar
MAKASSAR, iNewsCelebes.id – Suasana haru dan bahagia menyelimuti Debarkasi Makassar saat ratusan jemaah haji asal Kabupaten Gowa tiba di Tanah Air setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Di tengah pelukan keluarga dan ucapan syukur, penampilan sejumlah jemaah dengan busana mewah dan perhiasan emas mencolok atau bling-bling turut menjadi perhatian.
Jemaah Kelompok Terbang (Kloter) 5 Debarkasi Makassar mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Jumat (5/6/2026) pukul 07.35 Wita menggunakan pesawat GIA 1405.
Wajah-wajah bahagia tampak menghiasi rombongan yang baru saja menyelesaikan rangkaian ibadah haji selama lebih dari 40 hari.
Saat memasuki Asrama Haji Sudiang Makassar, beberapa jemaah terlihat mengenakan pakaian elegan lengkap dengan perhiasan emas yang berkilau. Penampilan tersebut menjadi salah satu pemandangan yang mencuri perhatian di tengah suasana penuh haru dan rasa syukur.
Kloter 5 terdiri atas 392 jemaah dan petugas haji, dengan rincian 384 jemaah asal Kabupaten Gowa, dua jemaah asal Kabupaten Pangkep, serta delapan petugas kloter.
Jumlah tersebut berkurang satu orang dari total keberangkatan karena seorang jemaah asal Gowa, Nursidah Sinrang Sijarrah (58), wafat di Madinah pada 26 April 2026.
Ketua PPIH Embarkasi-Debarkasi Makassar, Ikbal Ismail, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
“Atas nama PPIH Embarkasi-Debarkasi Makassar kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan seluruh pihak atas terselenggaranya proses haji tahun ini dengan baik,” ujarnya.
Hingga pemulangan Kloter 5, sebanyak 1.957 jemaah dan petugas haji Debarkasi Makassar telah kembali ke Indonesia dalam kondisi sehat.
Bupati Gowa Hadir Menyambut
Kepulangan para tamu Allah itu juga disambut langsung Bupati Gowa, Hj St. Husniah Talenrang, di Aula Arafah Asrama Haji Sudiang. Dalam sambutannya, Husniah mengaku bahagia dapat kembali bertemu dengan para jemaah yang telah menyelesaikan rukun Islam kelima tersebut.
“Hari ini bukan hanya keluarga yang senang, tetapi saya selaku pemerintah daerah dan pribadi merasa bangga dan bahagia menyambut kedatangan bapak ibu sekalian kembali di rumah,” kata Husniah.
Menurutnya, ada perubahan yang terpancar dari para jemaah setelah kembali dari Tanah Suci.
“Kemarin saat melepas semuanya seragam, hari ini saya tidak bisa membedakan satu per satu karena auranya sejuk dan lebih islami,” ujarnya disambut senyum para jemaah.
Bupati Gowa berharap para haji dan hajjah dapat menjadi teladan di tengah masyarakat serta mempertahankan nilai-nilai ibadah yang telah diperoleh selama menjalankan haji.
Sementara itu, Kepala Bidang Dokumen PPIH Debarkasi Makassar, H. Aminuddin, mengingatkan para jemaah agar terus menjaga dan meningkatkan amalan baik yang telah dibiasakan selama berada di Makkah dan Madinah.
“Lanjutkan dan tingkatkan kebaikan-kebaikan yang telah dilakukan selama di Tanah Suci, baik secara personal maupun sosial, sehingga dapat menjadi haji yang mabrur,” pesannya.
Pada Kloter 5 ini, jemaah termuda tercatat atas nama Sunarti Nasir yang berusia 17 tahun, sedangkan jemaah tertua adalah Raiya Daeng Sunggu yang berusia 95 tahun. Keduanya berasal dari Kabupaten Gowa.
Kepulangan ratusan jemaah tersebut menjadi momen penuh syukur bagi keluarga yang telah lama menanti. Tangis haru, pelukan hangat, dan senyum bahagia mewarnai pertemuan kembali para jemaah dengan orang-orang tercinta setelah menjalani perjalanan spiritual di Tanah Suci.
Editor : Muhammad Nur