get app
inews
Aa Text
Read Next : DPRD Gowa Buka Jalan Pencabutan Perda LAD, Tunggu Ranperda dari Pemkab

Sidang Pansus DPRD Gowa, Rizqillah Ceritakan Beasiswa Doktoralnya Mendadak Dihentikan

Senin, 22 Juni 2026 | 19:35 WIB
header img
Ketua Aliansi Formula Ahmad Ando dan Dr Rizqillah Amran selaku penerima beasiswa doktoral jadi saksi di sidang hak angket DPRD Gowa. Foto: Nirwan

GOWA, iNewsCelebes.id - Sidang Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Gowa terkait penghentian beasiswa doktoral milik Dr Rizqillah Amran menghadirkan sejumlah fakta dan pengakuan baru. Dalam rapat yang berlangsung hampir tiga jam, Rizqillah mengungkap dugaan alasan di balik penghentian beasiswa yang diterimanya dari Pemerintah Kabupaten Gowa.

Sidang yang digelar di ruang rapat pimpinan DPRD Gowa, Senin (22/6), menghadirkan dua saksi, yakni Ketua Aliansi Formula Ahmad Ando dan Dr Rizqillah Amran selaku penerima beasiswa doktoral.

Di hadapan pimpinan dan anggota pansus, Rizqillah menceritakan bahwa secara akademik dirinya tidak pernah mengalami masalah selama menempuh pendidikan doktoral. Bahkan, ia mengaku berhasil menyelesaikan studi S3 dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,98.

"Saya heran kenapa beasiswa saya dihentikan, padahal kondisi akademik saya baik. Saya termasuk yang paling cepat menyelesaikan studi dan lulus dengan IPK 3,98," kata Rizqillah dalam keterangannya.

Rizqillah menyebut studi doktoralnya rampung pada 29 Maret 2026. Namun, karena bantuan beasiswa dihentikan, ia mengaku harus mencari pinjaman dari kerabat dan orang-orang terdekat untuk menyelesaikan pendidikannya.

Dalam kesaksiannya, Rizqillah juga menceritakan perjalanan akademiknya mulai dari D3 Keperawatan, S1 Keperawatan, pendidikan profesi Ners, hingga S2 Ilmu Hukum dengan konsentrasi Hukum Kesehatan. Ia kemudian melanjutkan pendidikan S1 Ilmu Hukum di Universitas Terbuka sebelum menempuh program doktor Ilmu Hukum di Universitas Hasanuddin.

Menurut Rizqillah, dirinya sempat berupaya mencari alasan di balik penghentian beasiswa tersebut. Ia kemudian mengaitkan persoalan itu dengan peristiwa yang terjadi saat dirinya bermain tenis di kawasan rumah jabatan Bupati Gowa.

Dalam forum pansus, Rizqillah mengaku mendapat informasi dari seorang rekannya mengenai kemarahan yang disebut-sebut datang dari lingkungan rumah jabatan bupati.

Editor : Muhammad Nur

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut