get app
inews
Aa Text
Read Next : Pakai APBD Rp 148 Juta, 21 Istri Anggota DPRD Pangkep Dijadwalkan ke Bali

DPRD Pangkep Temui Kementerian ESDM, Rahmat: Masih Banyak Pulau Belum Menikmati Listrik Layak

Selasa, 28 Juli 2026 | 20:54 WIB
header img
Salah satu anggota DPRD Pangkep, Rahmat yang hadir dalam rombongan saat menemui Kementrian ESDM. Foto: Ist

JAKARTA, iNewsCelebes.id – Rombongan DPRD Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, memperjuangkan pemerataan akses listrik bagi masyarakat di wilayah kepulauan dengan mendatangi Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (27/7/2026).

Kunjungan tersebut bertujuan mendorong percepatan penyediaan listrik, khususnya melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) komunal di pulau-pulau yang hingga kini belum menikmati layanan listrik secara memadai.

Salah satu anggota DPRD Pangkep yang hadir dalam rombongan, Rahmat dari Daerah Pemilihan (Dapil) lV yang meliputi Kecamatan Liukang Kalmas dan Liukang Tangaya, menyampaikan langsung kondisi masyarakat kepulauan yang masih menghadapi keterbatasan akses listrik.

Rahmat mengungkapkan dirinya memahami betul persoalan tersebut karena berasal dari wilayah kepulauan.

"Saya lahir di sana dan cukup sangat tahu soal pulau terjauhnya Pangkep," katanya dalam pertemuan dengan jajaran Ditjen Ketenagalistrikan.

Ia menjelaskan, Kabupaten Pangkep memiliki 117 pulau, dengan sekitar 90 pulau berpenghuni. Menurutnya, masih banyak pulau yang layak menjadi sasaran pembangunan PLTS komunal.

"Khusus Kalmas, karena saya dari Kalmas, pulau yang masuk tadi itu ada Pulau Bangkauluang, itu paling sedikit penghuninya sebetulnya. Mungkin sekitar 50 rumah. Selebihnya rata-rata 200 rumah. Jadi mungkin masuklah untuk PLTS komunal kalau di atas 200 rumah," ujarnya.

Rahmat juga menyebut data kebutuhan elektrifikasi sebenarnya telah dimiliki oleh PLN. Ia mengingat adanya sosialisasi program listrik yang digelar pada 2024 dan mendapat sambutan besar dari masyarakat.

"Saya yakin sekali sebetulnya datanya itu ada di PLN. Tahun 2024 saya hadir di Kalukuang menghadiri sosialisasinya. Saya ingat sekali November 2024," katanya.

Editor : Muhammad Nur

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut