get app
inews
Aa Text
Read Next : Kantor dan Gudang Yakult di Gowa Terbakar, Karyawan Mulai Bersihkan Sisa Puing

Tinjau Kebakaran 50 Rumah di Tallo, Wali Kota Imbau Warga Waspada Listrik di Musim Kemarau

Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:38 WIB
header img
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin meninjau Kebakaran Tallo. Foto: LeoMN

Ia menegaskan seluruh perangkat Pemerintah Kota Makassar telah dikerahkan untuk memastikan kehidupan warga terdampak tetap berjalan selama berada dalam kondisi darurat.

Mulai dari penyediaan tenda pengungsian, kebutuhan makanan, perlengkapan, hingga obat-obatan terus dipenuhi melalui koordinasi BPBD dan Dinas Sosial Kota Makassar. Appi bahkan menginstruksikan langsung para RT RW setempat sebagai representasi pemerintah terdekat yang dapat menjadi tempat aduan warga. 

“Seluruh elemen yang dimiliki Pemerintah Kota sudah turun aktif untuk memastikan pola kehidupan mereka tetap jalan dan terjamin. Mulai dari masalah tenda, kebutuhan makanan, sampai kebutuhan penampungan. Kondisinya harus diatur sedemikian rupa dalam menghadapi kasus darurat,” jelasnya.

Appi juga menjawab langsung aspirasi warga yang meminta pembangunan ulang hunian baru. Pemerintah, kata dia, akan terus melakukan pendampingan hingga proses pemulihan, termasuk membantu warga mendapatkan kembali tempat tinggal yang layak.

Ia mengatakan, bantuan lanjutan berupa material bangunan juga akan segera disiapkan dan didistribusikan dengan mekanisme yang tepat agar benar-benar diterima oleh warga yang menjadi korban.

“Besok kemungkinan masuk yang namanya balok-balok, alat-alat, material-material bangunan dan sebagainya. Ini harus diasistensi dengan baik supaya benar-benar bantuan ini tepat sasaran dan sampai di tangan para korban kebakaran,” tegasnya.

Tidak lupa pada kesempatan tersebut, Appi mengingatkan masyarakat Kota Makassar untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Khususnya di tengah kondisi musim kemarau yang membuat risiko kebakaran semakin tinggi.

Ia meminta masyarakat memperhatikan penggunaan listrik di rumah, terutama penggunaan colokan yang berlebihan dan berpotensi menyebabkan korsleting. Selain listrik, ia mengingatkan masyarakat untuk memastikan kompor benar-benar dalam kondisi aman setelah digunakan serta tidak membuang puntung rokok secara sembarangan.

“Kalau ada listrik di rumah diperhatikan, dimulai dari diri sendiri. Colokan-colokan listrik biasanya satu colokan banyak sekali kombinasi yang ada di situ. Akhirnya bebannya tidak kuat, menjadi korslet dan sebagainya,” jelasnya.

Terakhir, Appi mengajak masyarakat memperkuat kepedulian antarwarga. Jika meninggalkan rumah dalam keadaan kosong, warga diminta memberi tahu tetangga agar kondisi lingkungan dapat saling dipantau.

Editor : Muhammad Nur

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut