get app
inews
Aa Text
Read Next : Kantor dan Gudang Yakult di Gowa Terbakar, Karyawan Mulai Bersihkan Sisa Puing

Arena Sabung Ayam di Gowa Diduga Beromzet Miliaran, Pemain Datang dari Luar Daerah

Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:25 WIB
header img
Arena Sabung Ayam di Kabupaten Gowa dibongkar tim Gabungan. Foto: Ist

GOWA, iNewsCelebes.id – Praktik dugaan perjudian sabung ayam dengan taruhan hingga Rp100 juta terungkap di Kampung Borong Rappo, Desa Sokkolia, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Arena yang diduga menjadi lokasi perjudian tersebut dibongkar personel gabungan TNI-Polri. Namun, tidak satu pun pemain maupun pelaku berhasil diamankan karena lokasi telah kosong saat petugas datang.

Komandan Kodim 1409/Gowa Letkol Inf Gilang Nugraha Kresnadi mengatakan aparat bergerak setelah menerima informasi terkait aktivitas sabung ayam yang diduga telah berlangsung selama sekitar satu bulan.

"Jadi, kami dapat informasi adanya praktik perjudian sabung ayam. Sudah dilakukan tindakan tegas dengan membongkar dan merobohkannya, sudah dibersihkan semua. Tapi pelakunya (pemain) sudah tidak ada," ujar Gilang di Gowa, Senin (24/8/2026).

Menurut Gilang, penelusuran melalui media sosial Facebook mengungkap bahwa arena tersebut diduga menjadi tempat berkumpulnya pemain dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Aparat juga menemukan buku berisi catatan taruhan dan data pemain. Beberapa pemain disebut berasal dari luar Gowa, termasuk Maros dan Sidrap.

"Orang-orang itu datang dari luar, ada buku diamankan. Ada dari Maros, Sidrap, macam-macam datang ke sini. Ini besar, saya lihat ada nominal taruhan Rp50 juta, Rp100 juta. Bahkan di Facebook pun sampai perputaran uangnya miliaran," kata Gilang.

Temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa aktivitas di arena itu bukan sekadar sabung ayam biasa, tetapi diduga melibatkan transaksi perjudian dalam jumlah besar.

Selain dugaan perjudian, lokasi arena juga menjadi perhatian karena berada di lahan kering dan dekat dengan permukiman warga. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memicu kebakaran.

Gilang menyebut puntung rokok yang dibuang sembarangan saat arena dipadati orang dapat menjadi sumber api dan mengancam permukiman maupun kawasan sekitar.

"Daerah ini kering (lokasi). Saat mereka berkumpul ada buang puntung rokok, ini bisa memicu api, bisa menjadi kebakaran (permukiman dan hutan)," ujarnya.

Dalam pembongkaran arena, petugas mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas sabung ayam. Di antaranya 20 kurungan ayam, empat lampu penerangan, enam piala, terpal, karpet arena, buku catatan, dan sejumlah perlengkapan lainnya.

Dugaan keterlibatan oknum aparat dalam aktivitas tersebut juga tengah didalami. Gilang mengatakan pihaknya bersama Polresta Gowa masih melakukan penyelidikan untuk memastikan informasi tersebut.

"Saya tidak tahu (ada keterlibatan aparat), makanya saya dengan Kapolresta Gowa melaksanakan penyelidikan eksternal dulu. Tapi ini orang-orang datang dari luar," katanya.

Ia menegaskan TNI tidak akan memberikan toleransi apabila ada anggotanya yang terbukti terlibat dalam perjudian maupun aktivitas ilegal.

"Kami tidak mentoleransi adanya unsur perjudian di tengah masyarakat, apalagi jika ada oknum yang diduga terlibat. Tindakan ini adalah bentuk kehadiran negara untuk menjaga ketertiban dan keamanan bersama," tegasnya.

Sebelumnya, tim gabungan TNI-Polri mendatangi lokasi pada Sabtu (22/8/2026) malam dengan kekuatan 26 personel.

Tim Polsek Bontomarannu yang dipimpin AKP Ardiansyah kemudian menyita sejumlah barang bukti dari lokasi. Meski tidak menemukan pelaku, polisi memastikan penyelidikan tetap berlanjut.

"Penyelidikan tetap dilakukan meski tidak ada pelaku yang diamankan. Barang bukti sudah diamankan petugas," kata Ardiansyah.

Editor : Muhammad Nur

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut