Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mutasi Perdana Kapolri Suyudi, Kapolda Sulsel Dijabat Eks Ajudan JK Awal Chairuddin
Advertisement . Scroll to see content

Anggota Polda Sulsel Ditemukan Tewas dengan Luka Tembak di Mess Tambang Emas PT Masmindo Dwi Area

Jum'at, 06 November 2026 | 12:48 WIB
  • author LeoMN
Anggota Polda Sulsel Ditemukan Tewas dengan Luka Tembak di Mess Tambang Emas PT Masmindo Dwi Area
Kapolda Sulsel Irjen Pol Awal Chairuddin merespons kematian Aipda Kusnadi Usman (43) di tambang emas PT Masmindo Dwi Area. Foto: LeoMN

LUWU, iNewsCelebes.id – Seorang anggota Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) berinisial Aipda Kusnadi Usman (43) ditemukan meninggal dunia di Mess Halmahera milik perusahaan tambang emas PT Masmindo Dwi Area, Desa Rante Balla, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Selasa (3/11/2026).

Korban diduga meninggal dunia akibat bunuh diri menggunakan senjata api dinas. Ia diketahui merupakan personel Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Sulsel yang berasal dari Makassar. Dugaan tersebut berdasarkan pemeriksaan awal tim Inafis Satreskrim Polres Luwu di lokasi kejadian.

"Korban ditemukan meninggal dunia dengan kondisi luka tembak pada bagian leher," kata Didik kepada wartawan di Makassar.

Sebelum ditemukan meninggal, Kusnadi Usman sempat meminta izin kepada rekan sekamarnya untuk tidak mengikuti kegiatan briefing. Korban beralasan kondisi kesehatannya sedang kurang baik dan memilih beristirahat di kamar mess.

Saat rekannya kembali dari pos penjagaan, pintu kamar yang ditempati korban masih dalam keadaan terkunci. Rekan korban kemudian mengetuk pintu, tetapi tidak mendapat respons.

"Teman sekamar korban kemudian menghubungi rekan lainnya saat mendapati kamar terkunci dari dalam. Mereka lalu mendobrak pintu dan menemukan korban sudah tergeletak bersimbah darah di atas ranjang," ujar Didik.

Di sekitar lokasi, petugas menemukan senjata api dinas jenis V2 Sabhara serta satu selongsong peluru. Temuan tersebut menjadi bagian dari pemeriksaan awal petugas di tempat kejadian perkara.

Sementara itu, Kapolda Sulsel Irjen Pol Awal Chairuddin membenarkan peristiwa meninggalnya anggota tersebut. Dia mengatakan kasus tersebut masih dalam penyelidikan kepolisian.

Menurut Awal, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga. Keluarga juga disebut telah menyatakan penolakan terhadap pelaksanaan autopsi.

"Kita masih dalami, memang ada meninggal dunia dan kita sudah serahkan ke keluarga. Keluarga pun tidak minta atau tidak autopsi. Nanti akan dijelaskan secara lengkap hasil penyelidikan," kata Awal kepada wartawan di Mapolrestabes Makassar pada Kamis, (06/11/2026).

Kapolda juga menanggapi informasi mengenai dugaan adanya tekanan dari pimpinan yang dialami korban. Namun, dia menyatakan belum ada indikasi bahwa persoalan tersebut menjadi penyebab kematian anggota tersebut.

"Oh enggak mungkin, kalau ada seperti itu tapi tidak mengakibatkan sampai itu penyebabnya," ungkapnya.

Terkait upaya pencegahan masalah kejiwaan di lingkungan kepolisian, Awal menyebut pemeriksaan psikologi dan kesehatan secara berkala telah dilakukan terhadap anggota Polri.

Dia menjelaskan, pemeriksaan psikologi juga menjadi salah satu tahapan dalam proses pemberian senjata api kepada personel.

Kusnadi Usman diketahui bertugas melakukan pengamanan di area operasional PT Masmindo Dwi Area atas permintaan perusahaan.

"Iya, tugas keamanan atas  permintaan dari PT. Masmindo," jelasnya

Hingga kini, penyebab pasti kematian anggota Ditpamobvit Polda Sulsel tersebut masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.

Editor: Leo Muhammad Nur

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut