Update Banjir Bandang Sitaro: Korban Jiwa Bertambah Jadi 14 Orang, 4 Warga Hilang 

Donald Karouw
Duka mendalam masih menyelimuti Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, seiring bertambahnya jumlah korban jiwa akibat banjir Sitaro. (Foto: BNPB)

Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus, menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah saat ini adalah mempercepat penemuan korban yang masih hilang serta membersihkan material banjir yang menutup akses jalan. Upaya pembersihan ini sangat krusial agar bantuan logistik dapat tersalurkan lebih cepat ke wilayah-wilayah terisolasi.

Di sisi lain, aparat gabungan TNI-Polri bersama para relawan terus bekerja keras di lapangan menggunakan alat berat, terutama di kawasan Kampung Laheng dan Kampung Batu Senggo, Kecamatan Siau Barat. Mereka fokus menyingkirkan material bebatuan dan pasir yang menutupi fasilitas umum serta jalur transportasi utama.

Mengingat skala kerusakan yang ditimbulkan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro telah menetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari kedepan, terhitung sejak Senin (5/1/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh sumber daya dapat dikerahkan secara terpadu guna memulihkan kondisi wilayah serta menjamin keselamatan dan kebutuhan dasar seluruh warga yang terdampak.



Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network