Meski belum membuka lokasi pengungsian, Pemkab Barru memastikan tetap siaga apabila kondisi cuaca memburuk atau hujan susulan menyebabkan rumah warga tidak lagi dapat ditempati.
Sebelumnya diberitakan, angin kencang disertai hujan deras menerjang permukiman warga di Kelurahan Palanro, Kecamatan Mallusetasi, pada Jumat pagi sekitar pukul 06.00 Wita.
Laporan awal menyebutkan sebanyak 19 rumah mengalami kerusakan.
Editor : Muhammad Nur
Artikel Terkait
