Polisi mendalami bahwa motif aksi nekat tersebut diduga karena pelaku terdesak masalah utang.
“Pelaku perempuan, inisial S. Setelah kita dalami, dia nekat karena terdesak utang. Ini pelaku tunggal,” ungkapnya.
Arya menyebutkan, di lokasi terdapat barang bukti perhiasan dengan nilai ditaksir lebih dari Rp1 miliar. Namun, pelaku belum sempat membawa kabur emas tersebut.
“Barang bukti cukup banyak, nilainya di atas 1 miliar, sudah sempat mau diambil begitu dan akhirnya bisa kita amankan untuk pelak, Tidak ada perhiasan yang sempat dibawa,” jelasnya.
Sisa-sisa bom molotov yang terbakar telah disita sebagai barang bukti. Sementara perhiasan yang sempat terdampak langsung dikembalikan kepada pihak toko.
Editor : Muhammad Nur
Artikel Terkait
