Anto juga mencurigai anak lainnya berinisial AS mengalami hal serupa karena sudah tidak pernah ditemuinya selama kurang lebih dua bulan terakhir.
"AS ini menurut saya dia juga sudah dijual karena sudah tidak pernah datang lagi, ada dua bulan saya tidak pernah ketemu dengan anak saya," tambahnya.
Kecurigaan tersebut semakin kuat setelah Anto mengaku mendapat keterangan dari istrinya bahwa bayi dari keluarga iparnya diambil seseorang sesaat setelah dilahirkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 8 juta.
"Istri saya bilang waktu melahirkan iparnya itu, bayinya juga langsung ada yang ambil dan sudah dibayar Rp 8 juta," ungkapnya.
Editor : Muhammad Nur
Artikel Terkait
