Solar Langka, Antrean Truk dan Bus Mengular di Sejumlah SPBU Makassar

LeoMN
Kelangkaan solar picu antrean panjang Bus dan Truk di Sejumlah SPBU Kota Makassar. Foto: LeoMN

Menurut Jumardi, banyak kendaraan operasional pengangkut sampah yang ikut mengantre karena bergantung pada solar untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

"Kalau mobil sampah memang di sini langganannya pak. Ini banyak mobil sampah antre karena langka solar. Kalau mobil sampah full tangki bisa dipakai tiga sampai empat hari," ujarnya.

Sementara itu, petugas SPBU, Syamsul kondisi tersebut telah berlangsung hampir satu minggu. Meski suplai dari Pertamina tetap datang setiap hari, waktu pengirimannya tidak menentu dan jumlahnya berkurang dibandingkan biasanya.

"Belakangan ini sudah hampir satu minggu begini. Pengantarannya masuk ke sini tidak menentu, kadang pukul 01.00 siang, kadang pukul 02.00 siang, atau kadang sore," kata Syamsul.

Ia menjelaskan, sebelumnya SPBU menerima pasokan solar sekitar 16 ton per hari. Namun dalam beberapa hari terakhir jumlah tersebut berkurang menjadi sekitar 8 ton per hari.

"Belakangan ini suplai yang masuk dari Pertamina sisa 8 ton, dulu-dulunya sampai 16 ton. Ada pengurangan jatah, ini mungkin yang menyebabkan kelangkaan," ujarnya.

Akibat kondisi tersebut, banyak pengendara memilih datang sejak malam hari untuk mendapatkan antrean terdepan saat pasokan solar tiba keesokan harinya.

Hingga Kamis (11/6/2026) sore, antrean kendaraan masih terlihat di sejumlah SPBU di Kota Makassar. Para sopir berharap pasokan solar segera kembali normal agar aktivitas transportasi, distribusi logistik, dan pelayanan publik tidak terganggu lebih lama.

Editor : Muhammad Nur

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network