Janji Manajemen Belum Terwujud
Manajer PSM Makassar, Muhammad Nur Fajrin, sebelumnya memastikan manajemen tengah berupaya menyelesaikan persoalan Registration Ban tersebut.
Menurut Fajrin, sanksi FIFA membatasi klub untuk mendaftarkan pemain baru. Karena itu, manajemen telah menyiapkan langkah penyelesaian berdasarkan kondisi keuangan klub.
“Kami sudah menyusun langkah-langkah penyelesaian sesuai perencanaan keuangan dan cash flow yang dimiliki klub. Mudah-mudahan semu bisa berjalan lancar agar sanksi segera dicabut,” ujar Fajrin beberapa waktu lalu.
Fajrin juga sebelumnya menargetkan sanksi tersebut dapat diselesaikan sebelum kompetisi Super League 2026-2027 bergulir.
Hal itu menjadi penting bagi PSM agar persoalan serupa tidak kembali terjadi seperti musim lalu. Pada pekan pertama Super League 2025-2026, PSM hanya dapat memainkan pemain yang telah terdaftar sejak musim sebelumnya.
Pemain baru belum dapat diturunkan karena sanksi Registration Ban FIFA ketika itu belum diselesaikan.
“Kami sudah membahasnya bersama manajemen dan telah menyiapkan perencanaan yang matang. Insya Allah, sesuai kemampuan serta perencanaan keuangan yang telah disusun, sanksi Registration Ban ini akan kami selesaikan pada waktunya,” imbuh Fajrin.
Meski persoalan sanksi FIFA belum tuntas, persiapan PSM menghadapi musim baru tetap berjalan. Manajemen menyebut aktivitas perekrutan pemain dan operasional klub terus dilakukan sembari proses penyelesaian sanksi diupayakan.
“Saat ini fokus kami adalah menyelesaikan persoalan Registration Ban tersebut. Tapi persiapan tim tetap berjalan, begitu juga seluruh aktivitas operasional klub,” tegas Fajrin.
Editor : Muhammad Nur
Artikel Terkait
