Pohon Rita Terbakar di Area Pemakaman Taraweang Pangkep, Api Membara hingga Puncak

Udin Syahruddin
Kebakaran pohon rita di area pemakaman gatta-gattareng, Desa Taraweang Kabupaten Pangkep. Foto: Udin Syahrudin

PANGKEP, iNewsCelebes.id – Kebakaran hebat melanda area pemakaman umum di Kampung Gatta-gattareng, Desa Taraweang, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan. Kobaran api membakar sebuah pohon rita setinggi sekitar 20 meter hingga memicu kepanikan warga yang tinggal tak jauh dari lokasi kejadian.

Api terlihat menjalar dari bagian bawah hingga ke puncak pohon yang berada di tengah area pemakaman. Vegetasi kering di sekitarnya turut terbakar, membuat kobaran api tampak membesar di tengah gelapnya malam.

Petugas pemadam kebakaran bersama personel kepolisian dan Bhabinkamtibmas Desa Taraweang dikerahkan ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.

Bhabinkamtibmas Desa Taraweang, Aipda Hamri, mengatakan, dirinya menerima laporan kebakaran dari kepala dusun sekitar pukul 19.55 WITA. Setelah menerima informasi tersebut, ia langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran dan menuju tempat kejadian perkara (TKP).

“Setelah mendapat laporan, saya langsung menghubungi Damkar dan menuju ke lokasi. Saat ini, petugas pemadam kebakaran bersama personel Polsek masih berupaya melakukan pemadaman,” ujar Aipda Hamri, Minggu (11/10/2026) malam. 

Menurutnya, pohon yang terbakar dikenal masyarakat setempat dengan sebutan lica-lica, atau pohon rita dalam bahasa Indonesia. Pohon tersebut memiliki ketinggian sekitar 20 meter dan berada di tengah area pemakaman umum Gatta-gattareng.

Api yang membakar pohon dari bagian bawah hingga ke atas membuat proses pemadaman harus dilakukan secara intensif. Bahkan, bagian dalam pohon masih terlihat membara saat petugas berupaya menjinakkan api.

Hingga proses pemadaman berlangsung, penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti. Petugas masih berupaya mengumpulkan informasi dari warga untuk mengetahui pemicu terbakarnya pohon tersebut.

Aipda Hamri juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca kering.

Ia mengaku telah berulang kali mengimbau warga Desa Taraweang agar tidak membakar sampah maupun melakukan pembakaran lahan yang berpotensi memicu kebakaran.

“Kami sudah beberapa kali mengimbau warga agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan, karena saat musim kemarau seperti ini api mudah menjalar dan dapat memicu kebakaran,” katanya.

Masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran secara sembarangan serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api untuk mencegah kebakaran meluas.

Editor : Muhammad Nur

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network