MAKASSAR, iNewsCelebes.id – PSM Makassar menghadirkan nuansa nostalgia dalam perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-111. Klub berjuluk Juku Eja itu resmi meluncurkan jersey edisi khusus yang mengusung desain klasik dengan kembali menggunakan logo lama klub.
Jersey spesial tersebut diperkenalkan dalam acara perayaan HUT ke-111 PSM Makassar di Lantai 19 Graha Pena, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Minggu (1/11/2026).
Peluncuran dilakukan Founder Bosowa, HM Aksa Mahmud, bersama pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic, setelah prosesi pemotongan tumpeng.
Nuansa retro langsung terasa melalui penggunaan logo klasik PSM yang pernah menjadi identitas klub pada awal 2000-an. Selain itu, jersey tersebut juga menggunakan logo Adidas Trefoil yang semakin memperkuat kesan klasik.
Manajer PSM Makassar, Muhammad Nur Fajrin, mengatakan penggunaan logo lawas menjadi salah satu pembeda utama jersey spesial perayaan 111 tahun dibandingkan seragam yang digunakan tim saat ini.
"Yang paling menonjol adalah penggunaan logo PSM lama, bukan logo yang digunakan saat ini. Logo tersebut pernah menjadi bagian dari identitas PSM pada awal tahun 2000-an dan melekat dalam perjalanan klub," ujar Fajrin.
Menurutnya, pemilihan logo klasik bukan sekadar menghadirkan kenangan masa lalu, tetapi juga menjadi bentuk penghormatan kepada para pendahulu yang telah membangun perjalanan panjang PSM Makassar.
"Perjalanan PSM hingga hari ini tidak bisa dilepaskan dari peran dan kenangan yang telah ditorehkan para pendahulu kita pada masa sebelumnya," tambahnya.
Jersey edisi khusus ini tersedia dalam dua pilihan, yakni home dan away. Seragam kandang menggunakan warna merah marun, sementara seragam tandang hadir dengan dominasi warna emas atau gold.
Logo Bosowa juga terpasang di bagian dada sebagai sponsor jersey spesial tersebut.
Selain logo klasik PSM, penggunaan Adidas Trefoil menjadi daya tarik tersendiri. Logo yang diperkenalkan Adidas pada 1972 itu identik dengan lini Adidas Originals dan dikenal sebagai simbol desain klasik produk olahraga.
Jersey spesial HUT ke-111 ini dijadwalkan menjalani debut saat PSM Makassar menghadapi De Reds FC dalam ajang League Cup 2026/27 di Surabaya, Selasa (3/11/2026).
Penggunaan seragam khusus tersebut menjadi cara PSM membawa identitas sejarah klub ke tengah kompetisi. Perayaan 111 tahun ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan seluruh elemen klub.
Fajrin berharap dukungan terhadap PSM tidak hanya datang dari pemain, pelatih, dan manajemen, tetapi juga seluruh pemangku kepentingan di Makassar.
“Bangkit bersama bukan tentang PSM Makassar, pemain, pelatih dan manajemen, tapi kita mengharapkan stakeholder yang ada di Makassar mendukung PSM Makassar dan membawa nama PSM Makassar lebih baik ke depannya,” imbuhnya.
Manajemen sebelumnya telah merencanakan perayaan bersama suporter. Namun, agenda tersebut harus disesuaikan karena jadwal League Cup baru diterima sekitar dua pekan sebelum pelaksanaan.
Terlebih, PSM dihadapkan pada jadwal padat dengan empat pertandingan beruntun dalam kurun waktu dua pekan.
"Jadi, pengingat 111 tahun ini harus kita pegang, kita bawa, dan kita besarkan terus ke depannya," pungkas Fajrin.
Editor : Muhammad Nur
Artikel Terkait
