Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Aksi Pamer Alat Kelamin ke Mahasiswi, Pria di Makassar Ditangkap Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Jika 10.000 Kebun Tumbuh di Makassar: Urban Farming, Tanami Tanata, dan Masa Depan Kota yang Mandiri

Sabtu, 07 Maret 2026 | 17:42 WIB
  • author Arham Hamid
Jika 10.000 Kebun Tumbuh di Makassar: Urban Farming, Tanami Tanata, dan Masa Depan Kota yang Mandiri
Ilustrasi Opini Pemerhati Tata Kota & Lingkungan, Mashud Azikin. Foto: Ist

Kota makan dari desa.

Hubungan ini tentu tidak sepenuhnya salah. Namun ketika seluruh kebutuhan pangan kota bergantung pada rantai distribusi yang panjang, kota menjadi rapuh.

Sedikit gangguan pada distribusi bisa membuat harga melonjak. Kita pernah melihatnya berkali-kali—cabai tiba-tiba menjadi komoditas yang lebih mahal dari daging.

Kota yang sepenuhnya bergantung pada pasokan luar pada dasarnya adalah kota yang kehilangan sebagian kedaulatannya. Di sinilah urban farming menjadi penting.

Bukan untuk menggantikan produksi pertanian skala besar, tetapi untuk membangun ketahanan pangan berbasis warga dan dalam konteks Makassar, gagasan ini menemukan bentuk sosialnya melalui sebuah gerakan bernama Tanami Tanata’.

Editor: Muhammad Nur

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut